Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Satpol-PP Tanjungpinang Gunakan Rp1.722 M Dana Penanganan Covid Untuk Makan Minum

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) kota Tanjungpinang M.Yani. (Foto:Roalnd/
presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Pejabat Pemerintah kota Tanjungpinang mengakui, Rp36 Miliar ditambah Rp6 Miliar Biaya Tidak Terduga (BTT) dana APBD 2021 untuk penanganan Covid-19 habis digunakan untuk makan dan minum, pembayaran honor dan dana perjalanan dinas.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tanjungpinang yang memperoleh Rp1.722 miliar dan penanganan Covid-19 ini, juga membenarkan mengunakan dana penanganan covid-19 itu untuk biaya makan minum, honor petugas dan Biaya perjalanan dinas dalam pengamanan dan penyekatan saat pandemi Covid-19.

Kepala Kantor Satpol-PP kota Tanjungpinang Ahmad Yani, mengatakan dari Rp1.722 miliar dana yang diperoleh, seluruhnya digunakan sebagai biaya rutin kegiatan pengaman dan penyekatan saat PPKM Level 4 dan darurat Covid saat level 3.

“Dana itu kita gunakan untuk Biaya makan minum TNI, Polri, Satpol PP dan petugas lainya,” kata Yani saat dikonfirmasi PRESMEDIA.ID, di Mapolres Tanjungpinang, Kamis (4/11/2021).

Ia menjelaskan, anggaran penanganan Covid Tanjungpinang itu dicairkan secara bertahap mulai dari Rp700 juta hingga totalnya sebesar Rp 1.722 miliar.

“Saat ini seluruh dananya sudah selesai dan digunakan semua. Sudah terealisasi semua,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui Pemerintah kota Tanjungpinang sebelumnya mereffocusig Rp.42 miliar dana APBD 2021 untuk penanganan Covid-19. Alokasi anggaran itu dibagikan pada sejumlah dinas dan kantor lembaga di Pemko Tanjungpinang.

Sejumlah dinas yang memperoleh alokasi anggaran penanganan Covid itu diantaranya, Dinas Kesehatan Rp27,764 Miliar, Satpol-PP Rp1,722 Miliar dan Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Rp3,435
Miliar.

Sedangkan masing-masing kecamatan, seperti Kecamatan Tanjungpinang kota Rp 749 Juta, Kecamatan Tanjungpinang Barat Rp 748 juta, Kecamatan Tanjungpinang Timur Rp1,009 Miliar, dan kecamatan Bukit Bestari Rp 902 juta.

Selain itu, sejumlah Puskesmas di kota Tanjungpinang juga memperoleh alokasi anggaran dari dana Refocusing APBD 2021 kota Tanjungpinang itu.

Sementara Satpol-PP Tanjungpinang, berdasarkan data peruntukan, dari Rp1.722 miliar anggaran yang diperoleh, digunakan untuk pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban umum, deteksi dini cegah dini, Pembinaan dan pelaksanaan Patroli, pengamanan dan pengawalan.

Selain itu ada juga Rp722 juta yang diperuntukan buat konsumsi makan dan minum, serta Honorarium dan Uang Harian Perjalanan dinas dalam daerah Rp200 juta bagi 2.000 orang dan per harinya memperoleh Rp100 ribu per orang.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...