Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dikritik Warga, Kejari Tanjungpinang Sampaikan Kerja Intel-nya

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Joko Yuono dan jajaran Kepala Seksi nya saat menggelar Pers rilis, Minggu, 7 November 2021 (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Dikritik warga “Hanya Bisa Ngeben dan Ngopi” Kejaksaan negeri Tanjungpinang menyampaian capaiakan kinerja Intelijennya, yang sedang melakukan pengumpulan alat bukti dan keterangan (Pulbaket) sejumlah dugaan kasus korupsi di Tanjungpinang.

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Joko Yuono melalui Kepala seksi (Kasi) Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Bambang Heri Purwanto, mengatakan selain melakukan Pengumpulan alat bukti dan keterangan sejumlah kasus, pihaknya juga melakukan penyuluhan hukum dan sosialisasi fungsi jaksa dalam program jaksa menyapa.

Dalam penyuluhan kata Bambang, bidang intelijen telah melakukan kegiatan penyuluhan hukum kepada siswa-siswi di SMP 10 Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya kegiatan Jaksa menyapa untuk calon Paskibra disalah satu televisi daerah, dialog interaktif Jaksa Menyapa, dan kegiatan penerangan hukum di kantor lurah Tanjungpinang Timur tentang restoratif justice.

“Kami juga melakukan penyelidikan dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan dalam pengelolaan piutang non usaha di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) tahun 2017-2019 yang saat ini statusnya telah ditingkatkan ke penyidikan,” ujarnya Minggu (7/11/2021).

Selain itu, Intel Kejaksaan itu dikatakan Bambang, juga melakukan penyelidikan dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan piutang non, piutang usaha berupa perjanjian kerjasama SPK BUMD PT.TMB dengan pihak-pihak diduga fiktif pada 2017 sampai 2019.

“Diduga dilakukan pejabat BUMD dan karyawan yang terindikasi merugikan keuangan negara. Masih dalam proses Pulbaket,” jelasnya.

Penyelidikan dugaan korupsi jual beli aset milik Pemerintah Kota Tanjungpinang oleh oknum Lurah dan Camat kepada oknum pegawai Disdik Kepri yang terindikasi merugikan kerugian negara juga sedang ditangani.

“Saat ini kami masih melakukan klarifikasi dan pulbaket,” tambahnya.

Kemudian penyelidikan dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan di RSUD Kota Tanjungpinang 2016, Ini proses klarifikasi dan pulbaket.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...