Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dikritik Warga, Kejari Tanjungpinang Beberkan Kerja Seksi Datun Kejaksaan

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Joko Yuono dan jajaran Kepala Seksi nya saat menggelar Pers rilis, Minggu, 7 November 2021 (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Selain membeberkan kerja bagian Pidana Umum, Pidana Khusus dan Intelijen, Kejaksaan Negeri Tanjungpinang juga menyampaikan sejumlah program yang dikerjakan Seksi Perdata dan tatausaha Negara (Datun) Kejaksaan.

Kepada media Kepala kejaksaan Negeri Tanjungpinang Joko Yuono melalui Kasi Datun Kajari Tanjungpinang Subhan Gunawan, mengatakan beberapa kegiatan yang dilakukan diantaranya Pendapat Hukum (Legal Opinion) ada dua diantaranya permohonan yang diajukan oleh DPRD Kota Tanjungpinang terkait Pemilihan Keanggotaan Komisi DPRD Kota Tanjungpinang.

Selanjutnya permohonan yang diajukan oleh Walikota Tanjungpinang terkait tentang layanan penerbitan persetujuan bangunan gedung, Surat Kuasa Khusus (SKK) yang diberikan oleh Pemko Tanjungpinang terkait Aset Kota Tanjungpinang yang dikuasai oleh Pemkab Bintan.

Permasalahan aset tersebut telah berhasil dilakukan oleh Tim Jaksa Pengacara Negara (JPN) pada Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Terdapat aset-aset yang dipulihkan dan diselamatkan.

“Sebanyak 16 Aset yang terletak di Kota Tanjungpinang yang dikuasai oleh Kabupaten Bintan selama 20 tahun dengan Nilai total seluruhnya sebesar Rp. 108.750.169.578,” papar Gunawan.

Terdapat 5 aset yang dipinjam pakaikan ke Pemerintah Kabupaten Bintan dengan alasan masih digunakan untuk perkantoran sambil menunggu kantor baru yang akan dibangun.

Jangka waktu pinjam pakai selama 6 bulan dan dibuatkan naskah Perjanjian Pinjam pakai yakni tanah dan bangunan Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil Kabupaten Bintan, tanah dan Bangunan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bintan, tanah dan bangunan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan.

Selain itu tanah dan Bangunan Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Bintan, tanah dan bangunan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Bintan.

Bahwa terdapat 2 aset yang dihibahkan oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang
ke Provinsi Kepulauan Riau dengan dibuatkan Naskah Perjanjian Hibah Daerah.

Diantaranya tanah dan bangunan Eks Kantor Bupati Kepulauan Riau,tanah dan Bangunan Asrama Haji Dan 2 aset dihibahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bintan, tanah dan Bangunan Kantor BAPEDA, tanah dan bangunan Bintan Expo.

Surat Kuasa Khusus yang diberikan oleh Pemerintah Daerah Kota Tanjungpinang terkait Aset Kota Tanjungpinang yang saat ini dikuasai oleh PT ANTAM.

Kegiatan saat ini Jaksa Pengacara Negara pada Kejaksaan Negeri Tanjungpinang sedang mengumpulkan data dan surat surat terkait bukti bukti kepemilikan oleh aset aset tersebut yang kemudian akan di inventarisir untuk dilakukan mediasi atau tindakan hukum.

Terdapat 55 Surat Kuasa Khusus yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan terkait tunggakan iuran pembayaran, kemudian bidang Datun.

Melalui JPN mengundang pihak pihak terkait tersebut untuk melakukan mediasi yang bertempat di Kejari Tanjungpinang.

Diperoleh hasil 29 perusahaan yang melakukan pembayaran secara lunas maupun mencicil dengan realisasi iuran yang dibayarkan sebesar Rp. 948.441.320,- dan pendapatan ini masih akan terus bertambah sesuai komitmen masing-masing perusahaan.

Sebanyak 18 Perusahaan dalam proses pemenuhan komitmen pembayaran dan
sebanyak 8 perusahaan dinyatakan non aktif atau tutup.

Penulis : Roland
Editor. : Redaksi

Comments
Loading...