Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Nihil Tersangka, Ini Sejumlah Dugaan Korupsi Yang Dilidik dan Disidik Kejari Tanjungpinang

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Joko Yuwono

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang-  Kejaksaan Negeri Tanjungpinang membeberkan sejumlah dugaan kasus korupsi yang saat ini sedang dilakukan penyelidikan (Lidik) dan penyidikan (Sidik).

Sejumlah kasus dugaan korupsi yang sedang ditanganinya itu, dibeberkan Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Joko Yuwono bersama Kepala seksi Intelijen dan seksi Pidana Khusus setelah kinerjanya disentil dan dikritik Warga, dengan menyebut “Hanya bisa Ngeband dan Ngopi”.

Didampingi Kasi Pidsus dan Kasi Interl-nya Minggu (7/11/2021) Joko Yuwono, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan Penyelidikan dan penyidikan sejumlah kasus dugaan korupsi di Tanjungpinang.

Sejumlah kasus korupsi yang sedang diselidiki itu diantaranya, dugaan tindak pidana korupsi pemeliharaan Gedung dan belanja makan minum serta perjalan dinas di Sekretariat DPRD Tanjungpinang dari tahun 2017 sampai 2019.

“Saat ini prosesnya masih berlangsung dan kami telah memeriksa 48 orang saksi,” kata Kepala Seksi Pidana Khusus Kajari Tanjungpinang Dasril.

Sedangkan untuk penyidikan, bagian Pidsus Kejaksaan itu, juga mengakui sedang mengusut dugaan korupsi proyek peningkatan kualitas permukiman kumuh 2020 di Kawasan Senggarang.

Kemudian, penyidikan dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan dalam pengelolaan piutang non usaha di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) tahun 2017-2019.

Namun dari penyidikan yang dilakukan, Dasril mengakui hingga saat ini belum ada tersangka yang ditetapkan. Karena kedua kasus itu masih menunggu hasil perhitungan Kerugian Negara dari BPKP.

Dasril beralasan, tersangka dari dua kasus korupsi yang disidik itu belum ditetapkan karena pihaknya masih menunggu hasil penghitungan Kerugian Negara (KN) dari BPKP Kepri.

“Senin dan Selasa kita kami diundang untuk koordinasi mengetahui hasil kerugian negara dugaan korupsi di BUMD Tanjungpinang,” katanya.

Intel Kejari Pulbaket Lid Sejumlah Dugaan Korupsi di Pemko Tanjungpinang

Selain di Seksi Pidana Khusus, Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungpinang juga membeberkan pengumpulan barang bukti dan keterangan dalam rangka penyelidikan (Pulbaket Lid) yang dilakukan terhadap sejumlah dugaan kasus Korupsi di Pemerintahan kota (Pemko) Tanjungpinang.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Bambang Heri Purwanto, mengatakan, sejumlah dugaan korupsi yang dilakukan Pulbaket Lid itu adalah dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan dalam pengelolaan piutang non usaha di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) tahun 2017-2019 yang saat ini statusnya telah ditingkatkan ke penyidikan.

Kemudian dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan piutang non-piutang usaha, dalam perjanjian kerjasama SPK-BUMD PT.TMB dengan pihak lain yang diduga fiktif pada 2017 sampai 2019.

“Dugaan korupsi ini diduga dilakukan pejabat BUMD dan karyawan yang terindikasi merugikan keuangan negara dan saat ini masih dalam proses Pulbaket,” jelasnya.

Selanjutnya, Penyelidikan dugaan korupsi jual beli aset milik Pemerintah Kota Tanjungpinang oleh oknum Lurah dan Camat kepada oknum pegawai Disdik Kepri yang terindikasi merugikan kerugian negara.

“Dalam kasus ini kami juga masih melakukan klarifikasi dan pulbaket,” tambahnya.

Kemudian penyelidikan dugaan korupsi penyalahgunaan keuangan di RSUD Kota Tanjungpinang 2016, Ini proses klarifikasi dan pulbaket.

Sayangnya, hingga beberapa bulan proses Penyelidikan dan Penyidikan, Hingga saat ini, tidak satu-pun tersangka yang ditetapkan Kejaksaan Negeri Tanjungpinang dari sejumlah dugaan kasus korupsi ini.

Penulis:Roland/redaksi
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...