Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Korupsi BKC Kuota Rokok Bintan, Dalami Tersangka Lain KPK Periksa 6 Pengusaha Rokok dan Mikol

Plt.Juru Bicara KPK, Ali Fikri (Foto:fajar.co.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa 6 direktur dan manager Perusahaan Rokok dan Minuman beralkohol (Mikol) yang memperoleh kuota dalam dugaan korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai (BKC) kuota Rokok dan Mikol di Bintan.

Pelaksana Tugas (Plt) Jubir KPK Ali Fikri, mengatakan pemeriksaan 6 pengusaha itu, dilakukan penyidik KPK sebagai saksi mendalami peran dan tersangka lain serta tersangka Apri Sujadi (Bupati Bintan-red) dan M.Saleh Umar sebagai Kepala BP.Kawasan Bintan.

Ia memaparkan, keenam pengusaha yang diperiksa adalah Yhordanus sebagai Direktur PT.Yofa Niaga Fastya 2010 sampai 2017, Kemudian Budiyanto (Swasta), Aman selaku Direktur PT.Berlian Inti Sukses, kemudian dua pengurus perusahaan PT.Batam Shellindo Pratama dan PT.Karya Putri Makmur.

“Selain itu, ada juga nama Agus sebagai Direktur CV.Three Star Bintan tahun 2009 sampai sekarang. Shandy sebagai Manager Operasional PT.Bintan Muda Gemilang dan Junaedy Bahar sebagai Direktur PT.Sinar Niaga Mandiri,” katanya, sebagaimana rilis yang disampaikan.

Sementara dari pemeriksaan terhadap 5 saksi yang sebelumnya dilakukan penyidik KPK, Ali Fikri mengatakan, Penyidik telah mendalami dugaan arahan berulang dan berlanjut dari tersangka Apri Sujadi untuk mendapatkan fee atas setiap pemberian izin kuota rokok dan minuman beralkohol di BP Bintan tahun 2017 sampai 2018.

“Kelima saksi kemarin yang diperiksa ini untuk mendalami dugaan arahan berulang dilakukan tersangka Apri sujadi untuk mendapatkan Fee dalam setiap pembelian kuota Rokok dan Mikol 2017 hingga 2018,” ujarnya.

Sementara satu saksi almarhum M.Hendri yang sebelumnya telah meninggal namun dimasukkan KPK sebagai saksi yang akan diperiksa, Diakui KPK, informasi saksi tersebut telah meninggal baru diketahui KPK dan pemeriksaan kepada yang bersangkutan ditiadakan.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Comments
Loading...