Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pertanian Kepri Jadi Motor Penggerak Ekonomi Selama Pandemi

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, saat melihat langsung hasil pertanian di kawasan Kampung Bugis, Tanjungpinang. (Foto : Humas Pemprov Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kendati dengan keterbatasan lahan mengingat provinsi Kepri hanya 4 persen daratan. Namun pemerintah provinsi terus menggesa sektor pertanian menjadi andalan dalam pemulihan ekonomi selama pandemi Covid-19.

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad mengatakan, selama pandemi Kepri kehilangan sektor ekonomi unggulan di bidang jasa dan Pariwisata. Namun sektor pertanian Kepri, terus bergerak dan tumbuh, Hingga Kepri masuk di 17 pintu pengeluaran ekspor komoditas pertanian di Indonesia.

“Kedepan, Pembinaan pada sektor Pertaniaan ini akan terus kita tingkatkan,” kata Ansar saat penyerahan secara simbolis Alsintan dan Pupuk kepada Kelompok Tani di Kampung Bugis, Tanjungpinang, Selasa (9/11/2021).

Kepada Dinas Pertanian Kepri dan Kota Tanjungpinang Ansar juga meminta, agar melakukan pembinaan dan membantu masyarakat petani, hingga bantuan yang diberikan pemerintah dapat bermanfaat dalam meningkatkan hasil pertaniannya.

Letak geografi Provinsi Kepri yang sangat strategis dan berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia dan Singapura, juga menjadi peluang dalam pengembangan sektor Pertanian.

“Karena, jalur laut yang terbuka dan strategis ini menjadi potensi besar bagi daerah kita dalam melakukan ekspor hasil pertanian ke negara jiran kita,” katanya.

Oleh karena itu lanjut Ansar, Kendati dengan lahan terbatas, sektor pertanian di Kepri akan terus dioptimalkan hingga komoditasnya bisa memenuhi kebutuhan dasar domestik dan juga pasar internasional.

Kepada Bupati dan walikota di Kepri Ansar juga mengharapkan, agar kedepan dapat mulai berpikir mengembangkan program Pertanian dengan komprehensif.

“Oleh karena itu program ini perlu dirancang bersama-sama supaya pekerjaan di sektor pertanian bisa lebih baik. Karena, hampir dua tahun ini, dana pemerintah dialokasikan untuk pengendalian Covid-19,” ujarnya.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...