Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Korupsi BKC Kuota Rokok Bintan, KPK Kembali Periksa Mantan Terpidana Penyelundup Mikol dan Mantan Kapolres

Mantan Terpidana Mikol Illgal Mulyadi Tan Alias Ahi kembali diperiksa penyidik KPK sebagai saksi dalam dugaan Korupsi Pengaturan Kuota barang kena Cukai rokok dan Mikol di BP.Kawsaan Bintan (Foto:Dok:presmedia.id)  

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kembali memanggil dan memeriksa sejumlah pengusaha sebagai saksi dalam dugaan korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai (BKC) kuota Rokok dan Mikol di BP.Kawasan Bintan.

Selain pengusaha, sejumlah saksi yang dipanggil dan diperiksa penyidik KPK ini, termasuk mantan terpidana Mikol dan mantan Kapolres Bintan.

Pelaksana Tugas (Plt) Jubir KPK Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan 6 orang saksi itu dilakukan untuk mendalami peran atas tersangka Apri Sujadi (Bupati Bintan-red) bersama M.Saleh Umar (Kepala BP.Kawasan Bintan) dalam dugaan korupsi yang sedang disidik.

“Ada enam saksi yang diperiksa hari ini, yaitu saksi Yani Eka Putra Komisaris PT.Batam Prima Perkasa, kemudian management PT.Sukses Perkasa Mandiri dan PT.Lautan Emas Khatulistiwa, saksi A Lam, Arjab serta Ganda Tua Sihombing dari PT.Tirta Anugrah Sukses,” kata Fikri dalam rilis yang diterima Media ini, Rabu (10/11/2021).

Selain itu lanjut Ali, juga akan memanggil dan memeriksa Mulyadi Tan alias Ahi sebagai Komisaris Nano Logistic serta Boy Herlambang dari anggota Polri.

Mulyadi Tan alias Ahi, sebelumnya juga sudah pernah diperiksa penyidik KPK. Komisaris Nano Logistic ini, sebelumnya juga pernah tersandung kasus Penyelundupan ratusan Botol Minuman Beralkohol ilegal 2018 lalu.

Dalam penyeludupan Mikol ini, Kejaksaan Negeri Bintan menjerat terdakwa Mulyadi Tan alias Ahi dengan Pasal 102 huruf f undang-undang nomor 10 tahun 1995 tentang kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan undang-undang nomor 17 tahun 2006.

Namun oleh Hakim PN Tanjungpinang Acep Sopian Sauri SH, hanya menghukum terdakwa Mulyadi Tan dengan denda Rp.100 juta subsider 1 bulan kurungan. Sementara barang bukti Mikol selundupan Mulya Tan dirampas untuk dimusnahkan.

Sementara itu, saksi Boy Herlambang adalah mantan Kapolres Bintan dan Kapolres Lingga yang saat ini berdinas di Polda Kepri.

Ali Fikri juga tidak menjelaskan, tujuan dari pemanggilan mantan Kapolres Bintan itu dalam dugaan korupsi pengaturan Kuota, barang kena Cukai Rokok dan Mikol di Kawasan BP.Bintan ini.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...