Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Syamsul Bahrum Dan Lis Darmansyah Penuhi Panggilan KPK

Asisten II Pemerintah Provinsi Kepri Syamsul Bahrum usai memenuhi panggilan Penyidik KPK di Polres Tanjungpinang (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Asisten II Bidang Ekonomi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau Syamsul Bahrum dan Lis Darmansyah mendatangi Polres Tanjungpinang untuk memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Kamis (11/11/2021).

Pantuan media, dari 5 saksi yang dipanggil penyidik KPK, Syamsul Bahrum tiba sekitar pukul 10.00 WIB di di Polres Tanjungpinang.

Sekretaris Dewan Kawasan Provinsi ini, datang dengan menggunakan mobil dinas Pemerintah Provinsi Kepri.

Namun hanya sekitar 40 menit diperiksa penyidik KPK, pukul 10.40 WIB Syamsul Bahrum sudah keluar.

Ketika dikonfirmasi Media, Syamsul Bahrum irit bicara dan enggan memberi keterangan pada Media.

“Terkait dugaan korupsi Barang Kena Cukai (BKC) kuota rokok dan mikol di Bintan,” kata Syamsul singkat dari dalam mobil dinas Avanza warna silver.

Dia mengaku hanya ditanya penyidik KPK dengan 3 pertanyaan.

Namun saat ditanya mengenai materi bertanya, ada apakah masih pemeriksaan selanjutnya, Syamsul enggan membeberkan dan mengaku tidak akan ada pemanggilan dirinya.

Lis Darmansyah Penuhi Panggilan KPK

Setelah Syamsul Bahrum, sekitar pukul 12.40 WIB giliran mantan walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah yang datang memenuhi panggilan KPK. Pantauan di Mapolres Tanjungpinang, Lis Darmansyah datang dengan mengenakan baju batik berwarna emas didampingi oleh supirnya.

Kedatangan anggota DPRD Kepri ini, adalah sebagai saksi dugaan tindak pidana korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai (BKC) kuota Rokok dan Mikol di BP.Kawasan Bintan dengan tersangka Apri Sujadi dan M.Saleh Umar.

Namun saat ditanya mengenai hal apa dia dipanggil KPK, Lis Darmansyah mengaku belum mengetahui secara pasti.

“Insya Allah, saya juga belum tau terkait apa,” singkat Lis sambil memasuki ruangan penyidik.

Plt.Juru Bicara KPK Ali Fikri sebelumnya mengatakan, untuk mendalami peran dan keterangan tersangka Apri Sujadi dan M.Said Husen dalam dugaan korupsi yang sedang disidik, pihaknya akan memeriksa 5 orang saksi dari pejabat Dewan Kawasan di Kepri.

Kelima saksi yang diperiksa diantaranya, Syamsul Bahrum Asisten II Bidang Ekonomi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Sekretaris Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan dan Sekretaris Dewan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun.

Kemudian Boy Herlambang anggota Polri, Norman Swasta, H.Lis Darmansyah mantan Walikota Tanjungpinang 2013 sampai 2018 dan Nurdin Basirun Mantan Gubernur Kepulauan Riau.

Pemeriksaan sejumlah pejabat Provinsi dan kota Tanjungpinang ini, merupakan saksi baru dari sejumlah saksi yang sebelumnya sudah diperiksa KPK dalam dugaan korupsi Pengaturan Barang Kena Cukai (BKC) kuota Rokok dan Mikol di BP.Kawasan Bintan.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Comments
Loading...