18 Tahun Dinanti, DPR Janjikan UU PT dan PT Agama Kepri Akan Disahkan

Pertemuaan Banleg DPR-RI dengn pemerintah Provinsi Kepri (Foto: Humas-Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kurang lebih selama 18 tahun dinanti masyarakat, DPR-RI menjanjikan akan segera mengesahkan UU Pembentukan Pengadilan Tinggi Kepri dan Pengadilan Tinggi Agama di Kepri.

Komitmen dan janji anggota parlemen Senayan itu, dikatakan Ketua Tim Badan Legislasi DPR RI Firman Soebagyo dan sejumlah anggota DPR-RI dalam kunjungan dan rapat pertemuan Pembahasan Rancangan Undang-undang (RUU) Pembentukan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Agama di Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (11/11/2021).

Kunjungan kerja Badan Legislasi DPR RI ke Kepri ini, juga diikuti beberapa anggota DPR RI yaitu Sturman Panjaitan dari Fraksi PDI-P, Ichsan Soelistio dari Fraksi PDI-P dan Arteria Dahlan yang juga dari Fraksi PDI-P.

Ketua Tim Badan Legislasi DPR RI, Firman Soebagyo, mengatakan maksud dari kunker Baleg DPR RI ke Kepri adalah untuk memperoleh masukan dari masyarakat dan pemangku kepentingan mengenai materi muatan RUU Pembentukan Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tinggi Agama di Kepri.

Firman menuturkan jika ini merupakan bentuk komitmen dari DPR RI untuk mewujudkan penyetaraan akses keadilan bagi masyarakat Indonesia. Kunker kali ini juga untuk memastikan komitmen dari Pemerintah Daerah untuk mendirikan Pengadilan Tinggi.

“Salah satunya adalah untuk penyediaan lahan, tadi pak Gubernur sudah menyampaikan akan memberikan lahan untuk sebagai daya dukung pembangunan Pengadilan Tinggi,” kata Firman.

Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Riau Roki Panjaitan juga mengatakan, jika kasus perkara yang ditangani 4 Pengadilan Negeri di Provinsi Kepri yaitu PN Tanjungpinang, Batam, Karimun, dan Natuna, selama tahun 2021 sebanyak 13.341 kasus perkara.

“Dengan jumlah kasus perkara tersebut, sebenarnya sudah sangat memenuhi unsur kebutuhan adanya Pengadilan Tinggi di Kepri,” ucap Roki.

Penulis:Redaksi
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.