Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
maulidnabidewan
SumpahPemuda2021

Telan Dana Rp 6 M, SPAM Desa Tajur Biru Lingga Akhirnya Diresmikan

Bupati Lingga M.Nizar Resmikan Penggunaan SPAM Desa Tajur Biru-Kabupaten Lingga.(Foto:Aulia/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Lingga – Telan dana pembangunan hingga Rp6 Miliar dari APBD, Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Desa Tajur Biru Kabupaten Lingga akhirnya diresmikan.

Peresmian sanitasi air yang dibangun dengan tiga tahap itu, ditandai dengan pemutaran ketuk tuas air oleh Bupati Lingga M.Nizar bersama Ketua DPRD Lingga Ahmad Nashiruddin dan Kepala Dinas PUPR Novrizal.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya resmikan SPAM Desa Tajur Biru,” kata M.Nizar.

M.Nizar mengatakan, walaupun dalam prosesnya pembangunan SPAM desa Tajur Biru itu banyak menemui kendala, Namun dia bersyukur sarana prasarana air bersih untuk masyarakat di pulau itu akhirnya bisa dimanfaatkan masyarakat untuk memenuhi sumber Air bersih di desa tersebut.

“Hadirnya air bersih ini agar dapat benar-benar dimanfaatkan masyarakat, demikian juga dengan pengelolaan dan pemeliharaanya yang dapat diatur bersama,” kata Nizar.

Dia juga menyarankan, agar pengelolaan SPAM desa itu memberdayakan BUMDes atau melibatkan pihak Perumdam Tirta Lingga.

“Masyarakat harus kompak menjaga dan memelihara SPAM ini, demikian juga dalam pengelolaannya dapat dilakukan melalui BUMDES atau dengan pungutan iuran/ bulan, atau bisa saja diatur oleh Perumdam Tirta Lingga yang hari ini hadir dan siap menampung,” kata Nizar.

Warga Ajukan Pembangunan Jalan Di Tajur Biru  

Dalam kesempatan itu, M.Nizar juga menanggapi permintaan masyarakat dalam pembangunan jalan. Kepada warga mantan wakil bupati Lingga ini mengatakan, Pemerintah melalui PUPR, telah melakukan koordinasi dengan DPRD agar peningkatan jalan di Desa Tajur Biru itu dianggarkan pada tahun mendatang.

“Memang fokus kita dulu adalah penyediaan sarana air bersih, Alhamdulilah saat ini sudah tuntas dan diresmikan,” sebutnya.

Namun disamping itu, menurut Nizar pemerintah daerah juga punya rencana jangka panjang menjadikan Kecamatan Temiang Pesisir Lingga itu menjadi kawasan Industri.

Di Dalam Perda Rencana Tata Ruang (RT) dan Tata Wilayah (RW) Kabupaten Lingga yang nantinya bisa disahkan 2022. Pemerintah daerah memplotkan wilayah Kecamatan Temiang Pesisir sebagai kawasan industri dengan lahan lebih kurang 1000 hektar.

“Mudah-mudahan tidak ada kendala tahun depan, sudah disusun DED dan LS untuk kawasan Industri di Kecamatan Tamiang Pesisir,”jelas dia.

Harapan, Kawasan industri Tamiang Pesisir Lingga yang dekat dengan pulau lintasan Jembatan Batam-Bintan yang akan dibangun pemerintah pusat dan provinsi akan terdampak dalam penanaman Investasi.

“Kalau itu berjalan dan terealisasi oleh pusat, maka tempat terdekat atau efek dominonya itu akan dirasakan Temiang Pesisir,” ujarnya.

Selain meresmikan SPAM Tajur Biru, Muhammad Nizar juga membagikan paket sembako sempena hari jadi Kabupaten Lingga ke 18 di Desa Cempa, Kecamatan Balung Serumpun.

Kemudian meninjau lokasi budidaya pembesaran teripang yang dikelola pihak asing di Dusun Tenan Desa Temiang, Kecamatan Temiang Pesisir.

Penulis:Aulia
Editor  :Redaksi

DPRD Lingga
Comments
Loading...