Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Permudah Layanan Pengurusan Izin Pemprov Kepri Integrasikan Si Jempol

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, dalam wawancara terkait Penghargaan Daerah Terbaik di INews Indonesia Award 2021 dengan aplikasi perizinan andalan Pemprov Kepri ini melalui video conference dari Gedung Daerah, Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepri akan mendorong pengintegrasian aplikasi si Jempol dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dalam mempercepat pelayanan dan pengurusan izin di Kepri.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad, mengungkapkan dengan integrasi aplikasi itu, akan dapat diketahui kendala pengurusan izin terkendala di instansi mana, karena dengan pelayanan sistem satu atap, rekomendasi diperlukan dari sejumlah Dinas dan Badan.

“Jika sudah terintegrasi, maka kendala dapat di tracing (telusuri),” ungkapnya dalam wawancara terkait Penghargaan Daerah Terbaik di INews Indonesia Award 2021 dengan aplikasi perizinan andalan Pemprov Kepri ini melalui video conference dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Jumat, (12/1/2021) kemarin.

Ia juga mengatakan, aplikasi si Jempol sangat relevan diterapkan di masa pandemi Covid-19 saat ini. Karena, masyarakat mengajukan perizinan berusaha secara online, dan dapat melacak progres perizinannya secara realtime.

“Peningkatan jumlah pelayanan perizinan saat pandemi melalui aplikasi siJempol sejak tahun 2019 sebesar 73,71 persen” ungkap Gubernur Ansar.

Maka dari itu, lanjut Ansar, kedepan pihaknya akan mempersiapkan formula untuk mengintegrasikan aplikasi si Jempol ke seluruh kabupaten/kota se Kepri.

“Jika ada bottleneck akan dikomunikasikan langsung dengan kabupaten kota terkait juga dengan pihak pemohon perizinan. Pengurusan izin dengan si Jempol selalu dilakukan dengan simultan sehingga waktu yang diperlukan lebih sedikit” jelasnya.

Selanjutnya Gubernur memaparkan gambaran investasi PMA dan PMDN saat pandemi di tahun 2021 di Kepri masih tumbuh secara signifikan dengan target 21 triliun.

“Untuk Januari sampai dengan September 2021, PMDN berhasil menyerap investasi sebesar 11 triliun, sedangkan PMA sebesar 13,96 triliun. Ini semua tidak terlepas dari usaha kita menerapkan perizinan dengan aplikasi siJempol,” demikian Ansar.

Sebelumnya, aplikasi Si Jempol yang digagas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Kepulauan berhasil menjadi Top 5 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik 2021.

Aplikasi yang memudahkan warga mengurus perizinan itu merupakan salah satu inovasi Pemprov Kepri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Penulis: Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...