Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Gubernur Tekankan Kabupaten/Kota di Kepri Kejar Capaian Vaksinasi Lansia Diatas 60 Persen

Warga Tanjungpinang dari kelompok usia lansia yang mengikuti vaksinasi beberapa waktu lalu. (Foto: Dok/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, meminta seluruh kabupaten/kota mengejar target vaksinasi lansia di Kepri hingga diatas 60 persen.

Hal itu ditekankan karena, kejaran target vaksinasi bagi lansia menjadi salah satu indikator penilaian bagi levelisasi PPKM daerah oleh pemerintah pusat.

“Kalau target vaksinasi Lansia kita tidak mencapai target 60 persen, pemerintah pusat akan menurunkan levelisasi PPKM suatu daerah,” ujarnya.

Atas hal itu, Ansar menginginkan semua daerah di Kepri dapat segera masuk level 1 karena saat ini kasus harian Covid-19 di Kepri juga terus menurun.

“Jadi hanya vaksinasi lansia ini saja yang menjadi kendala kita,” ujar Gubernur saat memimpin Rapat Evaluasi Percepatan Vaksinasi bagi Lansia di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin (15/11/2021).

Ia menerangkan, hingga 14 November 2021 hanya Kota Batam, Tanjungpinang dan Lingga yang sudah melewati target 60 persen. Sementara, kabupaten lainnya masih harus bekerja keras menggencarkan vaksinasi bagi lansia.

Ansar mengingatkan pentingnya capaian vaksinasi lansia, sebab Pemerintah Pusat mewacanakan tidak akan memberikan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun bagi daerah yang belum mencapai target 60 persen vaksinasi lansianya.

“Maka dari itu ketimbang masyarakat menyalahkan kita karena tidak memenuhi syarat, maka kita harus terus mengejar bersama vaksinasi lansia ini,” tegasnya.

Kepada seluruh kepala Daerah kabupaten/kota di Kepri, Gubernur Ansar juga menginstruksikan, agar melaksanakan vaksinasi lansia secara khusus tanpa mencampurkan agenda vaksinasi tersebut dengan kalangan lain seperti masyarakat umum dan lainnya.

“Kami imbau juga kaum lansia di Kepri untuk segera di vaksin. Karena, vaksin adalah kunci utama untuk melindungi diri sendiri dan orang-orang terdekat dari bahaya virus Covid-19,” imbaunya.

Selain itu, lanjut Ansar, untuk menyelesaikan masalah kesimpangsiuran data antara daerah dan pusat mengenai vaksinasi lansia.

Ia menetapkan untuk menggunakan data vaksinasi di dashboard KPC PEN. Menurutnya, sinkronisasi data menjadi masalah utama dalam percepatan vaksinasi lansia di Kepri.

Di Kabupaten Lingga misalnya, terdapat beberapa puskesmas yang masih mencatat manual data vaksinasi dan belum memasukkan data tersebut pada aplikasi PCare.

Menyiasati hal tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga memanggil seluruh tenaga puskesmas untuk memasukkan data yang awalnya dicatat manual ke aplikasi PCare. Hasilnya data vaksinasi lansia di Kabupaten Lingga dapat melesat dengan tajam.

“Kabupaten lain dapat mengikuti cara seperti di Lingga, mana saja puskesmas yang masih mencatat secara manual segera panggil. Dudukan masalah data ini sehingga bisa jelas semuanya tercatat dalam aplikasi PCare,” ujar Gubernur.

Selanjutnya, terkait dengan vaksinasi anak 6-11 tahun, Gubernur meminta seluruh kepala daerah untuk menyiapkan data-data yang jelas terkait jumlah dan sasaran anak usia 6 sampai dengan 11 tahun di Kepri.

“Kalau pemerintah pusat sudah memberikan lampu hijau, tentu akan segera kita laksanakan. Sekarang kita persiapkan dulu data-datanya,” demikian Ansar.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...