Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kasus Covid Kepri Terkendali, Sejumlah Daerah Mulai Nihil Kasus

*Tempat Karantina Terpadu Pasien Covid Tanjungpinang Ditutup

Seorang pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh, sebelum meninggalkan lokasi Karantina terpadu Villa Lohass Bintan, disemprot desinfektan (Foto:Dok/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Tingkat kasus Covid-19 di wilayah Provinsi Kepulauan Riau terus berkurang. Jumlah kasus aktif baik yang dirawat di rumah sakit maupun dikarantina di tempat isolasi terpadu juga mengalami penyusutan.

Dengan kondisi ini, pemerintah provinsi Kepri menyatakan, saat ini kasus Covid-19 di Kepri sudah terkendali dan sejumlah daerah kabupaten/kota mulai nihil kasus.

Hal ini, juga ditandai dengan penutupan tempat karantina terpadu, pasien Covid kota Tanjungpinang di Bintan karena hingga saat ini tidak ada lagi penghuninya.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kota Tanjungpinang, Elfiani Sandri, mengungkapkan dengan kondisi Covid-19 yang sudah terkendali. Pemerintah kota sudah memutus kontrak penggunaan tempat karantina terpadu pasien Covid-19 di Villa Lohas Kabupaten Bintan.

“Karena tidak lagi digunakan, maka kontraknya kemarin sampai Oktober 2021 sudah tidak kita perpanjang,” katanya di Tanjungpinang.

Ia menjelaskan, hingga akhir bulan ini kontrak tempat isolasi terpadu itu, tidak ada lagi pasien covid-19 yang dirawat dan diisolasi di lokasi tersebut.

Dan anggaran biaya sewa tempat karantina terpadu Villa itu selama ini, memang merupakan bantuan dari Pemprov Kepri. Sedangkan, Pemerintah kota Tanjungpinang hanya menyediakan anggaran untuk kebutuhan pasien.

Sementara untuk petugas kesehatan di Villa Lohas sambung Sandri, kebetulan berasal dari relawan yang membantu, maka saat kontrak selesai masa kerjanya juga berakhir.

Beberapa petugas diantaranya termasuk dokter berasal dari puskesmas yang bergilir datang ke tempat karantina itu.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kepri, hingga 15 November 2021 kasus aktif di Kota Tanjungpinang hanya tinggal 1 orang.

Namun demikian, Dinas kesehatan juga terus menghimbau, agar warga tetap taat dan disiplin dalam menjalankan protokoler kesehatan.

“Kita imbau tetap disiplin dan taat menerapkan protokol kesehatan, kurangi mobilitas agar tidak terjadi lonjakan terutama akhir tahun,” imbau Sandri.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kepri, Mohammad Bisri, mengatakan hingga saat ini, kasus Covid-19 di Kepri sudah bisa terkendali dan sejumlah daerah di Kepri sudah nihil kasus Covid-19.

“Tingkat hunian pasien yang dirawat di rumah sakit juga menurun. Karena, kebanyakan kasus terkonfirmasi saat ini hanya isolasi mandiri,” ucapnya.

Kendati perlu diwaspadai, menurutnya Bisri, Kepri saat ini cukup aman mengantisipasi terjadinya lonjakan kasus. Karena, capaian vaksinasi Covid-19 di wilayah Kepri sudah mencapai 90 persen.

“Memang harus diwaspadai, tapi tidak perlu terlalu khawatir karena capaian vaksinasi kita sudah cukup tinggi,” ucapnya.

Selain itu lanjutnya, Kepri juga diuntungkan dengan dominasi penggunaan vaksin jenis AstraZeneca yang lebih dari 30 persen. Sesuai dengan penelitian dari Kemenkes vaksin jenis AstraZeneca bahkan cukup ampuh mencegah tertularnya virus Covid-19 jenis delta.

“Nah, kita juga diuntungkan dengan penggunaan AstraZeneca. Yang pasti saat ini cukup aman,” ujar Bisri.

Saat ini katanya, penanganan Covid-19 di seluruh kabupaten/kota di Kepri cukup aman terkendali. Hal itu ditunjukkan dari semakin menurunnya kasus harian. Bahkan, beberapa daerah saat ini juga nihil kasus Covid-19.

“Tapi pemantauan terus kita lakukan, kalau ditemukan satu kasus konfirmasi langsung dilacak,” ungkap Bisri.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...