Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Penanganan Covid Kepri Membaik, Tapi 4 Daerah ini Vaksin Lansianya Dibawah 60 Persen

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri M BIsri. (Foto: Dokumentasi/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Penanganan dan pengendalian Pandemi Covid-19 di Kepri hingga kini terus membaik. Hal itu ditandai dengan tidak adanya lagi penambahan kasus dan berkurangnya jumlah pasien yang dirawat di Rumah Sakit di sejumlah kabupaten/kota di Kepri.

Namun demikian, vaksinasi Lansia di 4 kabupaten di Kepri, hingga saat ini belum mencapai 60 persen. Ke empat daerah yang vaksinasi lansia masih dibawah target yang ditetapkan Pemerintah pusat itu adalah, Bintan, Karimun, Natuna dan Anambas.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes )Provinsi Kepulauan Riau, Mohammad Bisri mengatakan, data laporan harian Satgas Covid, dalam kurun waktu dua hari terakhir sudah tidak ada penambahan kasus baru di Kepri.

“Upaya yang kita lakukan sudah sangat baik, sehingga kasus terkonfirmasi pun bisa dikendalikan,” ujarnya di Tanjungpinang, Rabu (17/11//2021).

Menurut Bisri, ada empat faktor penyebaran Covid-19 di Kepri sudah jauh melandai. Yakni, surveilans, pengobatan, vaksinasi, dan disiplin protokol kesehatan.

Dijelaskannya, untuk penerapan surveilans atau testing di seluruh wilayah sudah cukup baik. Seperti, pelaku perjalanan secara ketat dilakukan testing untuk mendeteksi Covid-19.

Sehingga, apabila kedapatan terkonfirmasi positif maka langsung diambil tindakan tracking atau pelacakan kontak agar penyebarannya tidak meluas.

“Tracking kita sangat bagus, contoh Kota Batam dapat penghargaan tracking tertinggi karena lebih dari 20 orang,” ujar Bisri.

Kemudian, terapi atau pelayanan pengobatan pasien Covid-19 di rumah sakit, juga berjalan sangat baik.

Selanjutnya, untuk capaian vaksinasi sudah di angka 90 persen lebih. Bahkan, Kepri masuk empat besar provinsi dengan cakupan vaksinasi tertinggi di Indonesia.

Terakhir, disiplin protokol kesehatan masyarakat juga tergolong tinggi, misalnya memakai masker.

“Tidak kalah penting, sejak awal vaksinasi kita tidak menggunakan satu jenis vaksin Sinovac, tapi ada vaksin Astra Zeneca yang diklaim sangat ampuh melawan varian baru COVID-19, seperti Delta,” ungkapnya.

Namun demikian, Bisri menyampaikan pekerjaan rumah saat ini ialah cakupan vaksinasi lansia masih rendah atau di bawah 60 persen.

Menurutnya dari total tujuh kabupaten/kota setempat, baru tiga daerah capaian vaksinasi lansia melebihi 60 persen, yaitu Tanjungpinang, Batam dan Lingga.

“Sedangkan Empat daerah lainnya, seperti Bintan, Karimun, Natuna dan Anambas, harus kerja keras untuk vaksinasi lansia, karena ini turut mempengaruhi levelisasi PPKM Kepri yang saat ini masih Level II,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar warga lansia yang belum divaksin segera ikut vaksinasi demi menyelamatkan diri dan orang lain dari paparan Covid-19.

“Kita harus saling mengingatkan, kalau ada lansia belum vaksin, tolong didorong ikut vaksinasi, jangan pula dihalang-halangi,” katanya menegaskan.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...