Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Nodai Keponakan, Paman Bejat S di Tanjungpinang Ditangkap Polisi

Penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang saat menggelar Pers Rilis terhadap penangkapan Pelaku Cabul di Kota Tanjungpinang (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kasus asusila terhadap anak dibawah umur di kota Tanjungpinang provinsi Kepri kembali terjadi. Seorang Paman bejat tersangka S (41), tega menodai keponakannya sendiri yang masih dibawah umur.

Tersangka S akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Tanjungpinang saat sedang bekerja di jalan Garuda kota Tanjungpinang, Rabu (16/11/2021).

KBO Satreskrim Polres Tanjungpinang Ipda Gayuh Pambudhi Utomo, mengungkapkan penangkapan tersangka S dilakukan atas laporan orang tua korban.

Pelapor mengatakan, kejadian asusila yang dilakukan tersangka diketahui dari korban yang merupakan anaknya sendiri.

“Pelapor mengatakan, anaknya hampir dicabuli tersangka tetapi tidak sampai terjadi,” ungkap Gayuh, Kamis (18/11/2021).

Kepada Pelapor, anaknya yang menjadi korban kebejatan paman sendiri itu bercerita, kalau perbuatan asusila paman bejatnya ini sudah dua kali dialami korban.

Dari penyelidikan yang dilakukan unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanjungpinang, Perbuatan bejat tersangka S pertama dilakukan sekitar bulan Juni, kemudian November 2021.

Kronologis kejadian, berawal pada saat korban datang dan menginap di rumah tersangka.

“Ketika korban tertidur, tersangka masuk ke kamar dan meraba-raba serta mencium korban,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat 2 KUHP Tentang Perlindungan Anak dengan ancaman minimal 5 tahun penjara.

“Tersangka saat ini sudah mendekam disel tahanan Polres Tanjungpinang,” pungkasnya.

Ditempat yang sama, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Aiptu Rio Agusta mengatakan, selain kepada keponakan, Tersangka S juga sebelumnya diduga melakukan pencabulan terhadap anaknya.

Tetapi dugaan pencabulan itu belum sempat terjadi hingga tidak di proses.

“Untuk anak kandung tersangka, belum terjadi pencabulan dan Korban yang merupakan anak Tersangka mengaku, hanya tangannya saja yang dipegang, sehingga belum dapat diproses,” ujarnya.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Comments
Loading...