Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Naik Rp 44.712, UMP Kepri 2022 Ditetapkan Rp 3.050.172

Buruh di Kepri saat menggelar aksi Demo menintut Kenaikan UMK di Provinsi Kepri (Foto:Ismail/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, akhirnya menetapkan upah minimum provinsi (UMP) 2022 sebesar Rp 3.050.172,-. Jumlah tersebut naik Rp 44.712,- atau sekitar 1,49 persen dibandingkan UMP Kepri 2021.

Penetapan UMP Kepri 2022 tersebut berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Kepri nomor 1329 tahun 2021 pada 19 November 2021.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans)  Provinsi  Kepri, Mangara Simarmata, menjelaskan proses penetapan UMP Kepri tahun 2022 sudah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Yakni, dengan memedomani Peraturan Pemerintah nomor 36 tahun 2021 tentang pengupahan.
“Semua proses tahapan sudah dilewati dan sidang pengupahan provinsi Kepri juga berjalan baik dan lancar,” ucapnya.
Mangara berharap, Penetapan UMP Kepri 2022 ini dapat diterima oleh semua pihak. Sehingga, tidak timbul gejolak di kemudian hari.
Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengatakan dalam penetapan upah pihaknya akan selalu berpedoman pada kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah pusat.
Selain mengacu pada kebijakan pusat, Penetapan upah minimum juga memperhatikan kondisi perekonomian. Dalam hal ini pertumbuhan ekonomi daerah dan juga laju inflasi.
“Termasuk tentunya, paritas perhatian pada daya beli, tingkat penyerapan tenaga kerja dan juga median upah. Baru setelah itu, penyesuaian nilai upah minimum ditetapkan pada kisaran nilai tertentu di antara batas atas dan batas bawah,”jelasnya.
Ansar juga berharap, keputusan yang akan ditetapkan menjadi keputusan yang menguntungkan semua, dan tidak merugikan salah satu pihak, karena telah diputuskan bersama Dewan Pengupahan.
Penulis :Ismail
Editor   :Redaksi
Comments
Loading...