Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kajari Bintan Sarankan Dua DPO Segera Menyerahkan Diri

*DPO M.Alif Mengaku Sudah Mau Menyerahkan Diri

Kepala Seksi pidana Umum Gustian Juanda saat memastikan DPO Tersangka M.Alif diamankan didalam sel Tahanan Kejaksaan, sebelum dikirim ke Rutan. (Foto:Hasura/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kepala kejaksaan Negeri Bintan I Wayan Suarna menyarankan, kepada dua terpidana kasus pencurian kayu Junaidi dan Robianto agar segera menyerahkan diri ke Kejaksaan.

Sebab dua terpidana yang dihukum 5 bulan penjara itu, masih memiliki masa tahanan 1 bulan lagi.

Kepala kejaksaan Negeri Bintan I Wayan Riana, mengatakan ketiga terpidana kasus pencurian itu sebelumnya adalah terdakwa dalam kasus pencurian kayu beberapa waktu lalu di Kabupaten Bintan.

Kemudian dalam persidangan, ketiganya divonis bebas oleh hakim PN Tanjungpinang karena sudah menjalani masa kurungan sekitar 4 bulan.

“Mereka divonis 4 bulan penjara dipotong masa tahanan 4 bulan juga. Jadi mereka bebas,” ujar I Wayan, Jumat (19/11/2021).

Atas putusan itu, Kejari Bintan melakukan banding ke Makamah Agung (MA) dan hakim MA memvonis ke tiga terdakwa bersalah dan dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 4 dan ke 5 dengan ancaman kurungan selama lima bulan.

“Jadi ditingkat kasasi menang kita. Sehingga tiga terdakwa itu harus menjalani sisa masa tahanan lagi selama sebulan,” jelasnya.

Maka pihaknya langsung eksekusi putusan dari MA tersebut. Sehingga ketiga terdakwa harus kembali ditahan namun tidak hadir sehingga dimasukkan ke DPO.

Namun satu dari mereka menyerahkan diri ke Kejari Bintan.

Sementara dua DPO lagi belum diketahui keberadaannya sehingga jaksa masih melakukan pencarian.

“Kita sarankan agar dua orang lagi menyerahkan diri secara baik-baik ke Kejari Bintan. Jika tidak kita akan lakukan upaya jemput paksa,” katanya.

DPO M.Alif Mengaku Sudah Mau Menyerahkan Diri

Sementara itu, Terpidana Pencurian Kayu, M.Alif yang sebelumnya ditangkap Polisi, mengaku jika sebelumnya sudah mau menyerahkan diri, karena foto nya sebagai DPO tersebar di Facebook.

“Saya dapat kabar dari kakak kalau foto saya viral di medsos. Makanya saya langsung menyerahkan diri,” sebutnya.

M.Alif juga mengaku, tidak berniat untuk bersembunyi apalagi kabur sehingga masih berada di Pulau Bintan. Hal itu dilakukannya karena memang dia tidak merasa bersalah.

“Saya sudah jalani hukuman 4 bulan. Lalu dinyatakan bebas namun ada tambahan masa tahanan lagi. Makanya saya serahkan diri untuk jalani sisa hukuman itu,” ucapnya.

Penulis : Hasura
Editor. : Redaksi

Comments
Loading...