Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Batam dan Anambas PPKM Level 2, Lima kabupaten/kota di Kepri PPKM Level 1

Tugu Pemprov Kepri di bundarak Dompak Cirikah dan ikon Provinsi Kepri (Foto: Ismail/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah pusat menetapkan Kota Batam dan Kabupaten Anambas berstatus PPKM level 2.

Sementara lima kabupaten/kota lainnya di Kepri seperti Tanjungpinang, Bintan, Karimun, Natuna dan Lingga, ditetapkan sebagai wilayah berstatus PPKM level 1.

Penetapan tersebut Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 61 tahun 2021 tentang PPKM level 3, 2, dan 1 serta pengoptimalan posko penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan serta pengendaliannya di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua yang akan berlaku dari 23 November sampai 6 Desember 2021.

Dalam Instruksinya, Mendagri mengatakan, penetapan level PPKM suatu wilayah berpedoman pada Indikator Penyesuaian Upaya Kesehatan Masyarakat dan Pembatasan Sosial yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan.

Kemudian, ditambah dengan indikator capaian total vaksinasi dosis 1. Dimana, kabupaten/kota yang capaian vaksinasi dosis 1 nya masih dibawah 50 persen akan dinaikan PPKM-nya 1 level.

Sebelumnya, Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, menegaskan kepada seluruh Bupati dan Wali Kota agar serius menekan penyebaran Covid di Kepri, serta mengejar target capaian vaksinasi kelompok lansia.

“Karena, kunci utama Kepri bisa kembali turun ke PPKM level 1 adalah dengan meningkatkan vaksinasi pada kelompok Lansia. Saat ini belum tercapainya vaksinasi Lansia Kepri, menjadi penghalang kita untuk turun ke level yang lebih rendah, jadi memang kita harus terus mendorong itu,” tegasnya saat memimpin rapat terkait capaian vaksinasi, beberapa waktu lalu.

Ansar juga mengatakan, pemerintah pusat telah memberikan syarat vaksinasi lansia yang harus dicapai minimal 60 persen. Sementara, baru Kota Tanjungpinang dan Batam yang berhasil melampaui capaian vaksinasi lansia lebih dari 60 persen, sehingga kedua kota tersebut dapat turun ke level I, Sedangkan, Kabupaten lainnya masih berada di level II dan III.

Ansar juga menyarankan, sebagai daya tarik untuk mengajak lansia mau divaksin harus dilakukan dengan menyertakan berbagai bantuan. Oleh karena itu, Pemerintah kabupaten/kota dianjurkan untuk mengajak pengusaha membantu bantuan sembako untuk stimulus vaksinasi lansia.

“Karena kemarin kan pengusaha sudah kita bantu divaksin gotong royong yang harusnya pakai dana mereka akhirnya kita izinkan vaksin gratis dari pemerintah. Jadi sekarang giliran pengusaha yang membantu kita membantu menyediakan sembako untuk lansia,” ujar Gubernur.

Penulis:Ismail
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...