Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Menkopolhukam dan Mendagri Tinjau Pulau Terluar Batas NKRI di Natuna

*Gubernur Kepri Dampingi Kunjungan Kerja Menkopolhukam dan Mendagri di Natuna

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Menkopolhukam Mahfud MD serta Mendagri Tito Karnavian saat menggelar Rapat di Natuna (Foto:Humas-Kepri)

PRESMEDIA.ID, Natuna – Perkuat sinergitas dalam membangun Pertahanan dan keamanan di wilayah perbatasan NKRI. Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian meninjau pulau terluar perbatasan Indonesia di kabupaten Natua Provinsi Kepri.

Kedatangan Menko Polhukam Mahfud MD dan Mendagri Tito Karnavian di Kabupaten Natuna ini, disambut langsung Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad bersama Bupati Natuna, serta Forkofimda Selasa (33/11/2021).  
Menkopolhukam dan Mendagri tiba di Natuna dengan menggunakan KRI Semarang  dalam rangka mendorong percepatan Pembangunan di kawasan Batas Wilayah Negara-Kawasan Perbatasan (PBWN-KP) dengan peningkatan Sarana dan Prasarana Pertahanan dan Keamanan (Hankam) di pulau-pulau kecil dan Terluar (PPKT) di Natuna.
Direncanakan Menkopolhukam Mahfud MD sebagai ketua Pengarah BNPP dan Mendagri Tito Karnavian sebagai kepala BNPP melakukan kunjungan ke Pulau Sekatung Kecamatan Pulau Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau dengan menggunakan KRI Semarang.

Kegiatan ini juga sekaligus untuk memantau dan mengevaluasi pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah secara langsung di Natuna, Serta  memperkuat koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam mengidentifikasi kebutuhan pembangunan kawasan perbatasan negara.

Dalam kunjungan kerjanya itu, Menkopolhukam dan Mendagri juga akan melihat secara langsung percepatan vaksinasi bagi masyarakat di perbatasan sekaligus pemberian bantuan kepada masyarakat.

Kepada kedua menteri, Gubernur Kepulauan Riau H.Ansar Ahmad memaparkan sepintas tentang kondisi dan letak geografis provinsi Kepri. Ansar juga mengucapkan terimakasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap daerah-daerah terdepan di provinsi Kepri khususnya Kabupaten Natuna.

“Kami sangat berterimakasih dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah pusat atas perhatian yang diberikan kepada daerah terdepan di Kepri, khusus Kabupaten Natuna ini,” kata Ansar.

Selain Presiden RI yang sudah berkunjung langsung ke Natuna lanjut Ansar, juga sejumlah Menteri telah beberapa kali datang dan berkunjung ke Natuna.

Melalui kunjungan Menkopolhukam dan Mendagri, Ansar menyatakan, sangat dibutuhkan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya memberi rasa aman dan nyaman terhadap masyarakat yang ada di daerah khususnya di wilayah perbatasan.

“Terlebih daerah Natuna ini, rawan konflik di kawasan lautnya semakin sering terjadi,” kata Ansar.

Natuna yang berada di daerah terdepan perbatasan negara, kata Ansar lagi, memiliki potensi laut yang luar biasa dan harus tetap dijaga bersama.

“Masyarakat sangat memerlukan kehadiran negara disini dan pemerintah pusat sudah memahami betul hal itu,” katanya.

Melalui kunjungan Menkopolhukam dan mendagri, sejalan dengan rencana pemerintah untuk memperkuat basis militer di Pulau Laut dan Kabupaten Natuna demi kokohnya kekuatan negara di daerah-daerah perbatasan.

Dalam kunjunganya itu, Mahfud MD dan Tito Karnavian direncanakan akan berada di Natuna selama 3 hari kedepan, atau hingga Kamis, 25 November 2021.

Setibanya di Natuna, Menkopolhukam dan Mendagri juga langsung meninjau proses vaksinasi di Natuna. Kemudian dilanjutkan dengan rapat terbatas di Kantor Bupati Natuna.

Setelah selesai rapat, rombongan langsung berangkat ke Kecamatan Pulau Laut menggunakan KRI Semarang. Kemudian dari Pulau laut  menggunakan Helikopter langsung terbang ke Pulau Sekatung.

“Kehadiran Menkopolhukam dan Mendagri di tengah masyarakat Natuna ini menjadi pesan moral pada masyarakat Kepri dalam menumbuhkan semangat menjaga persatuan dan kesatuan serta menjaga keutuhan NKRI,” ujar gubernur Ansar.

Penulis:Redaksi
Editor :Redaksi

Comments
Loading...