Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kejaksaan Berhasil Menagih Rp 44 M Tunggakan Pajak di Bintan

Kepala Kejaksaan Negeri Bintan I Wayan Suarna.(Foto: Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan berhasil menagih tunggakan pajak kepada para wajib pajak di Kabupaten Bintan sebesar Rp. 44.172.013.455.

Total tunggakan pajak tersebut ditagih selama 7 bulanan, sejak dimulainya kerjasama Kejari Bintan dengan Dispenda pada April 2021 lalu.

Kajari Bintan, I Wayan Riana, mengatakan penagihan itu dilakukan setelah pihak kejaksaan mendapatkan Surat Kuasa Khusus (SKK) dari Dispenda.

“Pajak yang kita tagih itu berdasarkan SKK yang kita terima. Mereka yang kita tagih telah menunggak pajak selama 4 tahun terakhir,” ujar I Wayan, kemarin di Toapaya.

Menurut I Wayan Riana, sebenarnya jumlah tunggakan para wajib pajak dari perhitungan Dispenda Bintan sangat besar. Namun, beberapa bulan ini terjadi pengurangan dikarenakan adanya pemutihan denda pajak oleh pemda.

Meski demikian, masih juga ada wajib pajak nakal yang sampai hari ini tidak melaksanakan tanggung jawabnya, sehingga Dispenda Bintan memberikan SKK kepada kejaksaan untuk melakukan penagihan.

“Jadi ada yang bayar ke Dispenda Bintan juga. Bagi yang tak mau bayar maka kita yang lakukan penagihan,” jelasnya.

Disinggung jumlah penunggak pajak hingga terkumpul total Rp 44 miliar, I Wayan mengaku tidak dapat membocorkan hal tersebut sebab bersifat rahasia. Namun, ia menyebut salah satu perusahaan dari beberapa wajib pajak yang ditagihnya ada yang membayarkan hingga Rp 30 miliar lebih.

Sementara, untuk target tagihan yang tersisa masih ada Rp 100 miliaran lagi. Namun belum diketahui berapa wajib pajak yang akan ditagih dari besaran nominal itu.

“Jadi bagi yang nunggak pajak namun tak dibayarkan sampai saat ini bisa digugat secara perdata. Namun kita lagi jajahi apakah bisa dikonstruksikan ke tindak pidana korupsi (tipikor),” ucapnya.

Penulis : Hasura
Editor : Redaksi

Comments
Loading...