Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Korupsi dana Desa, Mantan Kades dan Bendahara Desa Kelanga Natuna Didakwa Pasal Berlapis

Dua terdakwa Kasus Korupsi dana Desa Kelanga Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna tahun 2016 Muslim dan Hasibah disidang di PN Tanjungpinang (Foto: Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Dua terdakwa dugaan korupsi dana desa Kelanga Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna  didakwa pasal berlapis di Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang, Rabu (24/11/2021).

Kedua terdakwa adalah Muslim dan Hasibah sebagai Kepala Desa dan bendahara desa Kelanga Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna tahun 2016.

Keduanya terdakwa diduga mengkorupsi dana desa tahun 2016 sebesar Rp 232 juta.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rendra Putra Krisna, mengatakan kedua terdakwa saling bekerjasama untuk melakukan penyimpangan pengelolaan dana Desa Kelanga Kecamatan Bunguran Timur Laut 2016.

Sejumlah dana yang diduga dikorupsi  adalah dana APBDes 2016 senilai Rp.320 juta untuk 6 kegiatan pembangunan, seperti sekolah Madrasah. Selain itu, ada juga dana pembinaan kesehatan masyarakat, peningkatan kapasitas masyarakat, pelestarian lingkungan hidup, perjalanan dinas kepala desa dan kegiatan turnamen.

“Namun pada kenyataannya tidak dikerjakan tetapi pertanggung jawabannya ada (fiktif),” katanya usai membacakan dakwaan di PN Tanjungpinang.

Atas perbuatanya, Kedua terdakwa didakwa dengan dakwaan primair melanggar pasal 2  UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Selain itu dalam dakwaan subsidair melanggar pasal 3 UU RI nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi, juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Atas dakwaan Jaksa itu, Kedua terdakwa didampingi Penasehat Hukumnya A Nur menyatakan tidak keberatan, dan tidak mengajukan eksepsi.

Ketua Majelis Hakim Eduart MP Sihaloho yang didampingi oleh Majelis Hakim anggota menunda persidangan selama satu dengan memerintahkan JPU menghadirkan saksi-saksi

Penulis: Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...