Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Ansar Targetkan Travel Bubble Kepri Dibuka Setelah Nataru

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong agar pemerintah pusat segera membuka travel bubble di wilayah provinsi Kepri.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan keinginan pembukaan Travel Bubble di Provinsi Kepri yang semula direncanakan pada Oktober dan November harus pupus. Karena, pemerintah pusat hanya membuka pintu masuk pariwisata melalui Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta.

Ia pun menargetkan akan berupaya untuk mendorong dibukanya travel bubble pariwisata Kepri ini seusai Natal dan Tahun Baru.

“Semoga usai Nataru nanti kondisi pandemi Covid-19 di Kepri makin membaik sehingga keinginan kita membuka travel bubble pariwisata Kepri dapat dikabulkan pemerintah pusat,” ungkapnya, kemarin.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ansar mengaku terus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar travel bubble pariwisata Kepri segera dibuka.

Namun demikian, ia tetap meminta pihak-pihak terkait mempersiapkan destinasi dan resort-resort yang ada serta yang paling penting mengendalikan pandemi Covid-19 di Kepri.

“Kita tidak ingin kondisi pandemi Covid-19 yang mulai membaik ini meledak kembali, ini yang kita jaga, dengan Kepri zero kasus Covid-19 akan membuat pemerintah pusat segera membuka travel bubble pariwisata Kepri ini,” tegas Ansar.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepri, Buralimar, berharap pintu masuk melalui jalur laut antara Kepri dan Singapura segera dibuka, demi mendongkrak kunjungan wisman.

Menurutnya, jika pintu masuk jalur laut ke Bintan Resort Lagoi dibuka, dapat dipastikan ribuan wisman akan berkunjung ke Kepri. Karena, sudah bosan lama terkurung di negaranya akibat pandemi Covid-19.

Dikatakan Buralimar, Bintan Resort sebagai pengelola pariwisata di Lagoi sudah siap menerima kunjungan wisman dengan protokol kesehatan. Sehingga, wisman yang berkunjung tidak lagi khawatir dengan kondisi Covid-19.

“Sejumlah persiapan tersebut diantaranya, sebanyak 6.000-an blue pass untuk alat tracking wisman, fasilitas alat PCR, ruang isolasi, hingga bekerjasama dengan Satgas Covid-19,” ujarnya.

Sementara itu, Group General Manager (GGM) PT BRC, Abdul Wahab, mengatakan Singapura dan Indonesia sudah membuka pintu masuk tentunya melalui VTL. Namun wisman dari negeri Jiran itu dapat ke Indonesia melalui Jakarta.

“Kita berharap dapat segera terlaksana. Jika bisa mereka (wisman) masuk melalui transportasi laut dari Terminal Ferry Tanah Merah Singapura ke Terminal Ferry BBT Lagoi,” katanya.

VTL yang diterapkan di Singapura adalah wajib vaksin dan PCR namun tanpa adanya karantina. Jadi wisman yang berkunjung ke Singapura harus terlebih dahulu melakukan PCR di negaranya. Setibanya di Singapura kembali melakukan PCR namun wisman itu tak perlu menjalani karantina.

Indonesia khususnya Bintan Resort mengusulkan agar mendapatkan reciprocal. Karena Bintan Resort sudah menyiapkan segalanya. Baik protokol kesehatan (prokes) maupun lainnya sehingga tamu dari Singapura dapat datang kesini melalui VTL.

“Kita bersama Pak Gubernur Kepri, Ansar Ahmad dan Pak Bupati Bintan, Roby Kurniawan sudah melaksanakan meeting untuk mengusulkan reciprocal itu,” bebernya.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Comments
Loading...