Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Bertemu Kepala BNPB, Ansar Laporkan Kondisi Pandemi Covid dan Kepulangan PMI di Kepri

Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat bertemu Kepala BNPB Pusat Mayjen Suharyanto di Jakarta, (Foto: Humas Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengungkapkan pandemi Covid-19 di Kepri hingga saat ini terus menurun. Bahkan kasus aktif di Kepri, saat ini hanya tersisa 4 orang.

Sementara Bed Occupancy Ratio (BOT) di seluruh rumah sakit di Kepri sudah berada di angka 1,40 persen, dan angka positivity rate 0,02 persen.
“Begitu pula dengan capaian vaksinasi, di Kepri untuk vaksin Covid-19 dosis 1, Provinsi Kepri saat ini sudah mencapai hampir 100 persen atau 92,38 persen. Sementara suntikan vaksin dosis 2 sudah mencapai 73,72 persen,” ujar Ansar kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Mayjen Suharyanto di Jakarta, Kamis (25/11/2021).
Namun demikian, lanjut Ansar, pihaknya terus berupaya sampai benar-benar seluruh kabupaten dan kota di Kepri bisa zona hijau.
“Tentu ini semua berkat kerjasama dan sinergitas antar stakeholder dari tingkat bawah sampai atas,” ujarnya..
Selain membahas perkembangan Covid-19 di daerah, dalam pertemuan tersebut juga dibahas penanganan pekerja migran Indonesia (PMI) yang masuk ke Kepri.
Kepada Kepala BNPB, Ansar menjelaskan, sejak awal Pemprov Kepri telah membentuk satgas khusus penanganan pemulangan PMI yang dipimpin langsung oleh Danrem 033/WP. Pada tahun 2020, tercatat sekitar 68 ribu orang PMI masuk melalui Kepri, sementara pada tahun 2021 tercatat sejumlah 40 ribu orang.
“Sekarang yang menjadi kendala itu terkait tagihan biaya penanganan mereka, sekarang total tagihannya sudah 13 miliar Rupiah, sementara yang baru dibayarkan baru sekitar 2 miliar Rupiah,” kata Ansar.
Selain itu, ditambahkan Ansar, untuk mengapresiasi melandasinya pandemi Covid-19 di Kepri pihaknya berencana akan memberikan penghargaan kepada stakeholder di tingkat kabupaten dan kota. Hal tersebut sebagai wujud terima kasih atas kerja keras seluruh pihak dalam menangani pandemi Covid-19.
“Kami mengundang kepala BNPB untuk ikut memberikan penghargaan tersebut nanti, karena mereka lah yang dibawah yang benar-benar berjuang di garis depan untuk menurunkan pandemi di Kepri,” kata Gubernur.
Menanggapi hal itu, Mayjen Suharyanto mengatakan bila saat ini BNPB memang tengah berusaha secepatnya untuk menyelesaikan masalah pembiayaan tagihan satgas penanganan pandemi Covid-19 dan juga PMI.
“Tidak hanya di Kepri, beberapa daerah lain seperti Jawa Timur dan Kalimantan juga seperti itu, kita akan selesaikan secepatnya,” ujar Suharyanto.
Selanjutnya Mayjen Suharyanto mengingatkan agar Kepri bersiap untuk menghadapi libur natal dan tahun baru nanti. Sesuai dengan hasil rapat terbatas dengan Presiden Jokowi, dirinya menyebutkan agar Kepri melakukan pengetatan mobilitas masyarakat selama libur nataru.
“Jangan sampai nantinya fluktuasi pandemi di Kepri yang sudah sangat melandai ini menjadi melonjak kembali hanya karena kita kecolongan dan tidak waspada,” ujarnya.
Terakhir Mayjen Suharyanto mengapresiasi Pemprov Kepri bersama seluruh Forkompinda yang menurutnya berhasil melakukan capaian vaksinasi yang demikian tinggi. Mengingat kontur geografis Kepri yang berbentuk kepulauan tetapi justru tidak menghambat upaya pemerintah melindungi warga negara dengan vaksinasi.
Penulis :Ismail
Editor   :Redaksi
Comments
Loading...