Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kejari Bintan Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Lahan BUMD Bintan

Kepala Kejaksaan Negeri Bintan I Wayan Riana dan Kepala Seksi Pidana Khusus Bintan Fajrial (Foto:Roland/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kejaksaan Negeri (Kejari ) Bintan melakukan penyelidikan dugaan korupsi mark up pembelian tanah oleh di PT.Bintan Inti Sukses (BIS) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kabupaten Bintan.

Dugaan korupsi dengan modus  mafia tanah ini, diduga dilakukan direksi PT.BIS bersama oknum anggota DPRD Bintan periode 2020 sampai 2021.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Bintan I Wayan Riyana, mengatakan proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pengadaan tanah di PT.BIS itu, saat ini masuk dalam penyelidikan.

“Saat ini sedang ditangani tim penyidik, mudah-mudahan dalam waktu dekat akan dapat segera ditingkatkan ke Penyidikan,” ujarnya.

Adapun duduk perkara dugaan korupsi pengadaan lahan di PT.Bis itu, terjadi pada 2020 hingga 2021.

Kronologis awal, dimana PT.BIS membeli sebidang lahan dengan seluas 13.508 meter persegi di Kelurahan Sei Lekop KM 20 Bintan yang diduga dari seorang anggota DPRD Bintan.

“Dalam prakteknya, proses pembelian yang dilakukan oleh PT. BIS tidak sesuai dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku. Lahan itu dibayar dahulu baru dibuat harga penaksiran dari Efriesel,” ungkap I Wayan kepada awak media, Jumat (26/11/2021).

Lebih lanjut Ia menjelaskan, tanah tersebut dibeli ke oknum anggota DPRD Bintan seharga Rp60 juta, tetapi kemudian dalam administrasi pembeliaan PT.BIS menyembut harga pembelian Rp 1,7 miliar.

“Proses jual beli terjadi pada November 2020, selanjutnya proses pembayaran dan pelunasannya di Desember 2020 sampai Januari 2021,” ujarnya.

Dengan transaksi itu, lahan itu dijual dengan harga sangat fantastis sementara lahan belum memiliki sertifikat tetapi hanya SKT saja.

“Untuk proses penyelidikan, saat ini sudah 3 orang yang dipanggil. Perkembangan penangananya nanti akan kami sampaikan lebih lanjut,” pungkasnya.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...