Polres Bintan Kerahkan 483 Personil Gabungan Amankan Natal dan Libur Nataru

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono.

PRESMEDIA.ID, Bintan – Perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 dipastikan akan berjalan aman, lancar dan sesuai protokol kesehatan (prokes). Untuk memastikan itu semua, ratusan personil dari berbagai unsur dilibatkan dalam pengamanan.

Kapolres Bintan, AKBP Tidar Wulung Dahono, mengatakan dalam perayaan Nataru pihak kepolisian menggelar Operasi Lilin Seligi 2021. Yaitu fokus ke pengamanan di gereja dan perayaan tahun baru.

“Perayaan Nataru masih di masa pandemi Covid-19. Jadi titik fokus kita pengamanan sekaligus upaya mencegah covid-19,” sebutnya saat ditemui di Kijang Kota.

Dalam pengamanan tersebut dilibatkan personil sebanyak 483 orang. Terdiri dari 283 personil Polres Bintan, 50 personil BKO Brimob Polda Kepri dan 170 personil dari instansi lainnya seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan dan dinas-dinas lainnya.

Jika ditemukan adanya Pelanggaran, para petugas akan lebih mengupayakan langkah preventif dibandingkan penegakan hukum. Tapi jika sudah diberikan peringatan namun tidak digubris bahkan masuk dalam pelanggaran berat apalagi mengganggu masyarakat maka akan ditindak tegas.

“Gereja yang jadi titik pengamanan ada 50 namun bisa kurang. Karena ada beberapa gereja yang bergabung. Pengamanan ekstra ketat bahkan sebelum dilaksanakan ibadah, personil Brimob melakukan sweeping dan patroli terlebih dulu untuk sterilisasi,” jelasnya.

Selain gereja, pengamanan juga fokus ke lokasi wisata agar tidak terjadi kerumunan yang rawan dengan penyebaran covid-19. Baik itu Pantai Trikora, Lagoi dan objek wisata lainnya.

Pengamanan disini akan dikoordinasikan berbagai pihak yang menangani masalah bencana. Seperti BPBD, Tagana dan lembaga lainnya.

“Kita juga sudah persiapkan pos dengan 2 tipe. Pos pengamanan dan pelayanan, kalau pengamanan itu ditangani TNI dan Polri kalau pelayanan semua unsur tergabung yang ada disana,” ucapnya.

Penulis : Hasura
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.