Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Mantan Pjs Kades Tanjung Pelanduk Karimun Dihukum 1 Tahun dan 6 Bulan Penjara

Terbukti Korupsi dana desa Pjs Kades Tanjung Pelanduk Karimun dihukum 1 Tahun dan 6 bulan penjara oleh Hakim, di PN Tipikor Tanjungpinang (Foto:Roland/ presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Terbukti korupsi dana Desa, Mantan Pjs.Kepala Desa (Kades) Tanjung Pelanduk Kecamatan Moro Kabupaten Tanjung Balai Karimun terdakwa Sudirman Syahriza, dihukum 1 tahun dan 6 bulan penjara, denda Rp 50 juta subsider 2 bulan kurungan.

Hukuman dijatuhkan Hakim PN Tipikor Tanjungpinang Eduart MP Sihaloho didampingi Hakim adhoc Tipikor Syaiful Arif dan Albiferi di dalam sidang Online, Senin (10/1/2022).

Dalam putusanya, Hakim menyatakan, terdakwa terbukti bersalah menyalahgunakan jabatanya, menguntungkan diri sendiri dan orang lain atau suatu korporasi, hingga merugikan Keuangan Negara atau perekonomian Negara sebagaimana dakwaan Subsider Jaksa.

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara kepada terdakwa selama 1 tahun 6 bulan dan denda Rp 50 juta subsider 2 bulan,” kata Hakim.

Selain hukuman pokok, terdakwa juga dihukum untuk membayar uang pengganti dikurangkan dari sebagian yang telah dikembalikan, sebesar Rp85.855.772,-, dan apabila tidak dikembalikan dalam waktu satu bulan, diganti dengan hukuman 6 tahun penjara.

“Menyatakan uang setoran ganti kerugian keuangan negara sebesar Rp 50 juta yang telah disetorkan ke rekening titipan Bank BRI Cabang Karimun Rekening atas nama RPL Kejari Karimun melalui keluarga terdakwa disetorkan ke kas negara/Cq.Pemerintah Daerah Kabupaten Karimun sebagai ganti kerugian keuangan negara,” ujar hakim lagi.

Sementara barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp.75.725.642,- uang tunai sebesar Rp.15 juta yang telah disetorkan ke Rekening Titipan Bank BRI Cabang Karimun Rekening atas nama RPL Kejari Karimun dirampas untuk negara.

Atas Putusan itu, terdakwa yang didampingi oleh Penasehat Hukum M Anur menyatakan menerima. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Cabjari Moro Jan Fanther Simanungkalit menyatakan pikir-pikir.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum mendakwa Sudirman melakukan tindak pidana korupsi, penyelewengan dana APBDes Desa Tanjung Pelanduk, Moro Kabupaten Karimun sebesar Rp.226.581.441 pada 2020. Ratusan Juta dana Desa Tanjung Pelanduk Kecamatan Moro Kabupaten Karimun itu, diselewengkan Terdakwa saat menjabat sebagai Pjs Kades Maret 2020 sampai Agustus 2020.

Modus yang dilakukan terdakwa adalah dengan membuat laporan fiktif Honorarium dan Gaji perangkat desa senilai Rp 157 juta. Kemudian dalam pengadaan aset (motor desa) sebesar Rp25 juta.

Dalam rincian laporan fiktifnya, Terdakwa membuat pembayaran gaji dan tunjangan perangkat desa sebesar Rp 134 juta, Honor operator Siskeudes sebesar Rp 6 juta, pembeliaan lampu tenaga surya Rp 106 juta, pembayaran honor Kader Posyandu Rp 25 juta dan pembelian serta pembelian motor desa Rp25 juta.

Namun kenyataanya, Honor dan gaji perangkat desa belum dibayar, dan motor yang diadakan juga tidak ada.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Comments
Loading...