Bagikan DPA-OPD Kepri, Ansar Singgung Proses Hukum Korupsi Hibah Rp 4.7 M

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengingatkan seluruh Kepala OPD agar mengutamakan prinsip kehati-hatian dalam melaksanakan program kegiatan.

Ansar juga menyinggung proses hukum dugaan korupsi Dana Hibah Rp 4,7 Milliar APBD 2020, yang saat ini sedang diproses penyidik Polda.

Atas dugaan korupsi yang melibatkan sejumlah pejabat Pemprov Kepri itu, Ansar mengaku menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan prosesnya ke aparat penegak hukum.

Ia juga berharap dengan adanya kasus tersebut dapat menjadi pelajaran serta perbaikan ke depan agar kasus yang sama tidak terulang.

“Saya straightly (luruskan) persoalan itu. Agar ke depan proses dana hibah diatur sesuai dengan ketentuan,” ujarnya.

Terhadap Pejabat penerima DPA-APBD 2022, Gubernur juga menekankan prinsif kehati-hatian hingga tidak terjerumus kedalam praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

“Jangan sampai setiap tahun ada PNS-PNS di Kepri berstatus tersangka,” ujarnya Senin (17/1/2022).

Selain itu, ia juga berpesan, kepada seluruh OPD agar segera bekerja dengan cepat agar tidak lagi terjadi keterlambatan pelaksanaan kegiatan. Terutama untuk program-program yang menjadi prioritas berkaitan dengan mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Saya minta tidak ada lagi menunda-nunda, segera selesaikan proses administrasi dan laksanakan kegiatan,” kata Ansar.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.