Sandiaga Minta Pemprov Terus Tingkatkan Vaksinasi Termasuk Pelaku UMKM, Dan Travel Bubble Akan Dievaluasi Dalam Dua Bulan

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno saat memberi keterangan mengenai penerapan dan prasyarat Travel babel di dua kawasan di Kepri. (Foto: Istimewa)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, kelengkapan sarana dan prasarana penerapan travel bubble di dua kawasan wisata Kepri, Nongsa Point Batam dan Lagoi Bintan sudah memenuhi dan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan pemerintah dalam rencana penerapan program Travel Bubble.

Selanjutnya, berdasarkan rapat koordinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemkokraf) dan di ikuti Gubernur serta pelaku Usaha pariwisata di Kepri, Dia juga mendapat banyak masukan, mengenai lesunya Pariwisata Kepri dan terpuruknya ekonomi, yang mengakibatkan naiknya pengangguran terbuka Kepri dari 5 persen menjadi 9-10 persen saat ini, akibat sejumlah kawasan wisata mem-PHK karyawannya.

“Dan sejumlah masukan dan permasalahan itu, Kami juga sudah merumuskan, melalui program Travel Bubble Batam, Bintan dan Singapura ini akan dapat segera dimulai. Surat Edaran juga sudah dikeluarkan Satgas Covid-19 dan sudah kami sosialisasikan, Selanjutnya, Nanti Gubernur bisa menerbitkan SK, dan sambil menunggu Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) untuk masalah Keimigrasiannya bisa membuat mekanisme. Sehingga pada 24 Januari 2022 mendatang Pemerintah bisa mengumumkan secara resmi pelaksanaan program travel bubble ini,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Menteri Sandiaga juga meminta, Pemerintah provinsi Kepri, Kota Batam dan Kabupaten Bintan, terus meningkatkan capaian vaksin level 3 Booster di Kepri demikian juga pelaksanaan vaksin bagi pelaku dan pekerja Pariwisata, UMKM dan Kreatif khususnya di kawasan Travel bubble Nongsa Point Batam dan Lagoi Bintan.

Karena lanjutnya, selain pada pekerja dan pelaku Pariwisata serta wisatawan luar, Sandiaga juga menekankan agar pelaku Usaha Kreatif khususnya UMKM di Batam dan Bintan, juga digandeng dan diperhatikan dalam program travel bubble ini.

“Kami berharap, produk dan keberadaan pelaku Ekonomi Kreatif UMKM di Kawasan Wisata program Travel Bubble Nongsa Point Batam dan Lagoi-Bintan ini juga harus diperhatikan,” tegasnya.

Oleh karena itu lanjut Sandiaga, Dia juga meminta kepada Gubernur dan Bupati Bintan agar capaian vaksinasi tahap III Booster di Kepri terus ditingkatkan. Demikian juga vaksinasi pada pelaku UMKM kreatif di dua kawasan wisata tersebut. Demikian juga percepatan vaksinasi Booster pada masing-masing daerah, khususnya Lansia dan anak usia 6-11 tahun.

Karena program penerapan Travel Bubble di dua kawasan Kepri, Nongsa Point Batam dan Lagoi Bintan ini, dalam dua bulan kedepan penerapannya juga akan dievaluasi.

“Dan kalau pengendalian Pandemi serta vaksinasi yang dilakukan berhasil, maka program Travel bubble bagi wisatawan luar ini akan terus kita tingkatkan dan lanjutkan, sebagai momentum kebangkitan Ekonomi daerah dan Nasional,” katanya.

Penulis:Redaksi
Editor :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.