Pelaksanaan Travel Bubble Tinggal Tunggu Juknis dan Regulasi Bebas Visa

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar. (Foto : Ismail/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Meski penerapan travel bubble Batam Bintan-Singapura (BBS) sudah dibuka sejak 24 Januari 2022 lalu, Namun hingga kini pelaksanaannya belum bisa direalisasikan.

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kepri, Buralimar, mengungkapkan saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) pelaksanaannya yang saat ini sedang dibahas kementerian terkait.

“Kita masih menunggu juknis-nya, saya sudah ke Kemenpar, Namun belum ada jawaban,” ujarnya, Kamis (27/1/2022).

Ia menerangkan, saat ini Satgas penanganan COVID-19 sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) Mekanisme Travel Bubble di Kawasan Batam, Bintan, dengan Singapura mulai 24 Januari 2022 lalu.

Kemudian, Gubernur Kepri juga sudah menerbitkan SK Nomor 201 Tahun 2022 tentang kawasan pariwisata dalam skema travel bubble di Batam dan Bintan. Dimana, dalam SK tersebut ditetapkan pintu masuk PPLN untuk Travel Bubble adalah Terminal Ferry Internasional Nongsapura di Batam dan Terminal Ferry Bandar Bintan Telani di Bintan.

“Melalui SK Gubernur itu saat ini masih menunggu bebas visa dari kemenkumham, serta petunjuk lainnya,” kata Buralimar.

Kendati demikian, lanjut Buralimar, pihaknya optimis dalam waktu dekat penerapan travel bubble sudah berjalan maksimal. Terlebih, kesiapan kawasan pariwisata Nongsa dan Lagoi sudah sangat maksimal untuk menerima wisatawan mancanegara (wisman).

“Meski perjuangan kita belum berhenti, tapi usaha kita agar travel bubble ini dibuka sejak setahun lalu sudah selangkah ke depan. Mudah-mudahan petunjuk teknis keluar dalam waktu dekat ini,” demikian Buralimar.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.