Proses Hukum Dugaan Korupsi Pemukiman Kumuh Rp 434 M di Kajari Tanjungpinang Mandek

*Kajari: Massa Nangani Korupsi, Nanti-nanti...!

Kajari Tanjungpinang Joko Yuhono enggan berkomentar dan langsung berjalan cepat menuju mobil dinas nya di Imigrasi Tanjungpinang (Foto:Roland/presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Proses Penyidikan dugaan korupsi proyek peningkatan kualitas permukiman kumuh kawasan Senggarang Kampung Bugis di Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang mandek.

Pasalnya, sejak oknum Jaksa penyidiknya diperiksa atas penyerahan duit ratusan juta dari terperiksa, proses penyidikan dugaan korupsi proyek DAK berbau “Suap” oknum anggotanya itu, tersangkanya tidak kunjung diumumkan.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjungpinang, Joko Yuhono yang dikonfirmasi dengan perkembangan penanganan penyidikan korupsi ini, juga enggan memberi tanggapan.

“Orang ini ulang tahun imigrasi, masak nangani korupsi, nanti nanti ya,” ketus Joko saat di wawancarai sejumlah awak media usai menghadiri HUT Imigrasi di Kantor Imigrasi Kelas I Tanjungpinang, Kamis (27/1/2022).

Saat itu Joko juga langsung masuk kedalam mobil dinasnya meninggalkan sejumlah awak media.

Diketahui bahwa dalam pembangunan proyek ini, memiliki anggaran senilai Rp 37 miliar dengan nilai kontrak Rp 34 miliar dari APBN tahun 2020 yang dilaksanakan di Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Prasarana Permukiman Provinsi Kepulauan Riau pada instansi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Diduga pengerjaan proyek pembangunan peningkatan kualitas permukiman kumuh kawasan Senggarang ini tidak sesuai dengan spesifikasi maka perkaranya ditingkatkan ke penyidikan.

Tidak hanya itu, dugaan korupsi yang sampai saat ini tidak ada kabar dan mandek di Kejari Tanjungpinang salah satunya kasus dugaan korupsi Dana Reses dan Perjalanan dinas DPRD kota Tanjungpinang.

Yang telah dilakukan penyelidikan dengan memanggil dan meminta keterangan puluhan saksi dari ASN, Anggota dan mantan anggota DPRD Tanjungpinang.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.