Syarat Antigen Akan Kembali Diberlakukan Untuk Perjalanan Antar Pulau di Kepri

Warga saat melakukan pemeriksaan tes Antigen sebelum berangkat melakukan perjalanan antar Pulau di Kepri
Warga saat melakukan pemeriksaan tes Antigen sebelum berangkat melakukan perjalanan antar Pulau di Kepri

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau berencana akan kembali menerapkan syarat wajib antigen kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik lebaran.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Mohammad Bisri, menyampaikan rencananya syarat antigen ini akan diberlakukan pertengahan April 2022.
Menurutnya, pemberlakuan syarat antigen tersebut kepada warga yang belum melakukan vaksinasi ketiga atau booster.
“Baik yang sudah vaksin pertama atau kedua akan diberlakukan syarat antigen bagi yang melakukan perjalanan. Sementara, yang sudah vaksin ketua tidak perlu lagi,” ucapnya, Rabu (23/3/2022).
Dijelaskan Bisri, alasan diberlakukannya syarat antigen bagi pelaku perjalanan mudik adalah untuk mendorong percepatan vaksinasi dosis ketiga di tengah masyarakat. Karena, hingga kini realisasi vaksinasi booster masih cukup minim yakni pada angka  19,88 persen.
“Kita targetkan dalam satu bulan kedepan realisasi vaksin booster sudah mencapai 50 persen,” kata Bisri.
Ia menyampaikan, pemerintah daerah terus mendorong percepatan vaksinasi booster di tengah masyarakat. Hal itu dikarenakan, Vaksinasi ketiga menjadi salah satu syarat utama pemberlakuan bebas perjalanan. Terlebih lagi, saat ini pemerintah membuka sejumlah pintu pelabuhan bagi PPLN.
“Untuk ASN juga nanti diperbolehkan mudik asal sudah vaksin ketiga,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Bisri mengimbau seluruh masyarakat dapat segera melakukan vaksinasi dosis ketiga dengan mendatangi langsung lokasi vaksin yang telah ditetapkan. Ia menyampaikan masyarakat tidak perlu khawatir, karena ketersediaan vaksin untuk dosis ketiga cukup banyak.
“Kami Dorong masyarakat yang sudah bisa vaksin dosis tiga, agar segera melakukannya. Begitu juga dengan yang belum dosis 1 dan 2,” imbaunya.
Sementara itu, berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, hingga 22 Maret 2022 realisasi vaksin dosis sudah mencapai 96,18 persen atau 1.733.835 orang. Kemudian, dosis dua 80,87 persen atau sebanyak 1.457.865 persen, dan dosis tiga 19,88 persen  atau sebanyak 272.979 orang.
Penulis :Ismail
Editor   :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.