Pra Desain Sirkuit F1 Bintan Selesai, Peletakan Batu Pertama Akan Dilaksanakan Presiden

Ketua IMI Bambang Soesatyo, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan GGM-BRC Abdul Wahab Talkshow Coffee Break di TVOne, tentang rencana Ground Breaking Pembangunan Sirkuit F1 Bintan
Ketua IMI Bambang Soesatyo, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan GGM-BRC Abdul Wahab Talkshow Coffee Break di TVOne, tentang rencana Ground Breaking Pembangunan
Sirkuit F1 Bintan

PRESMEDIA.ID, Jakarta – Pembangunan F1 Bintan International Circuit (BIC) di Bintan provinsi Kepri terus dilakukan. Bahkan Pra Desain Sirkuit F1 Bintan yang menealan dana investasi Rp1,2 triliun dari Konsorsium perusahaan swasta itu, saat ini telah selesai dilakukan Populis Konsultan.

Presiden Joko Widodo direncanakan akan melakukan peletakan batu pertama pembangunan Bintan International Circuit (BIC) itu usai lebaran idulfitri mendatang.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad dan Group General Manager Bintan Resort Cakrawala (GGM BRC) Abdul Wahab, saat hadir dalam acara Talkshow Coffee Break di TVOne, dengan Topik rencana Ground Breaking Pembangunan Sirkuit F1 di Kawasan Lagoi, Bintan Kamis (24/3/2022).

Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat Bambang Soesatyo dan Group General Manager Bintan Resort Cakrawala (GGM BRC), Abdul Wahab mengatakan, suksesnya pagelaran Moto GP di Mandalika menjadi pemantik bahwa, sport tourism sangat mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

“Hal itu terbukti, dengan adanya Moto GP kemarin, Pertumbuhan UMKM yang kurang lebih seribuan disana, pendapatannya meningkat ratusan persen. Impact ekonominya sangat luar biasa,” ujar Bambang.

Maka dari itu Lanjut Bamsoet, kompetisi balap mobil F1, menjadi pilihan karena rata-rata akan ditonton hampir 2 miliar penduduk dunia.

Kegiatan ini lanjutnya, juga sangat mendukung dan menguntungkan promosi Indonesia ke dunia Internasional serta mendongkrak perekonomian setempat, sebagaimana yang dilaksanakan di Mandalika.

Untuk penyelenggaraan Moto GP di Bintan setelah sirkuit selesai dibangun, akan dilakukan dengan dua opsi. Pertama bekerja sama dengan penyelenggara F1 langsung atau Kedua bekerja sama dengan Singapura yang memiliki kerja sama langsung dengan F1 untuk menarik pagelaran balap itu dari Singapura ke Bintan.

“Komunikasi kita selama ini ke manager F1 cukup lancar, kita sudah menyampaikan, kemungkinan besar peluang F1 di Indonesia. Kemudian opsi kedua kerja sama dengan Singapura karena jika tetap diselenggarakan di Singapura seperti beberapa tahun lalu, memang cukup sulit bagi pemerintah Singapura menimbang harus merusak aspal menutup jalan dengan biaya besar karena merupakan street circuit,” kata Bamsoet.

Bamsoet menambahkan, Pra desain sirkuit F1 Bintan yang dilakukan Andrew James dari Konsultan Populous saat ini telah selesai dilakukan. Selanjutnya, Desain ini akan diserahkan kepada Hermann Tilke. Hermann merupakan arsitek sirkuit asal Jerman kepercayaan F1.

“Supaya nanti langsung memenuhi standar internasional dan pastinya akan melalui standar kelayakan sirkuit dalam penyelenggaraan F1,” imbuhnya.

GGM BRC Abdul Wahab, juga menyatakan dari sisi sarana, pihaknya sebagai pengelola kawasan wisata Lagoi Bintan telah beroperasional selama lebih dari 25 tahun.

Dan hingga saat ini, memiliki lebih dari 2.500 kamar. Saat ini Bintan Resort juga sedang membangun lima hotel berskala internasional dengan perkiraan tambahan kamar sebanyak 1.500.

“Mungkin masih belum cukup untuk mengakomodasi pagelaran balap yang biasa dihadiri 60 ribuan penonton dalam satu hari. Tetapi Bintan Resort tidak sendiri. Kita akan bekerja sama dengan hotel-hotel lain di Tanjungpinang dan Batam,” katanya.

Pemprov Kepri Beri Jaminan Dukungan ke Investor Bangunan Sirkuit F1 Bintan  

Sementra itu, gubernur provinsi Kepri Ansar Ahmad, mengatakan Pemerintah provinsi Kepri sebagai regulator di daerah, akan memberi dukungan sepenuhnya pada investor dalam mewujudkan pembangunan sirkuit F1 di Bintan itu, khususnya dalam pengurusan perizinan yang diperlukan pihak Investor.

“Kita tidak ingin kehilangan momentum. Ketika investor memiliki semangat bekerja sama dengan IMI membangun sirkuit, Maka kami di pemerintahan akan dorong secepatnya,” kata Ansar.

Ia meyakini kedepan Bintan dapat menjadi “Mega Resort in The World”, jika didorong dengan pembangunan berbagai fasilitas seperti sarana akomodasi, fasilitas sport tourism di area seluas 23 ribu hektar ini, termasuk pembangunan sirkuit BIC ini.

“Bintan dan Kepri pada umumnya bisa menjadi alternatif setelah Bali untuk memperkenalkan Indonesia ke luar lebih mudah dengan jaringan pariwisata dan sport tourism ini,” imbuh Ansar.

Sebelumnya, Ketum IMI telah menandatangani MoU bersama Ceo Gallant Venture Ltd sebagai investor pembangunan sirkuit F1 Bintan International Circuit (BIC) di Bintan pada 17 Maret 2022 lalu.
Rencana pembangunan sirkuit ini, diperkirakan menelan biaya sebesar Rp1,2 triliun dari biayai konsorsium perusahaan swasta.

Untuk groundbreaking, rencananya akan dilakukan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, sekaligus peletakan batu pertama pembangunan sirkuit BIC setelah lebaran idul fitri tahun ini. Presiden akan berkunjung ke Kepri sekaligus meninjau proyek-proyek strategis berdasarkan koordinasi Ketua Umum IMI dengan Presiden.

Penulis :Ismail
Editor   :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.