Daya Listrik Defisit, Lima Kecamatan di Bintan Alami Pemadaman Bergilir

Perugas PLN saat melakukan perbaikan Jaringan listirk disalah satu Gardu di Bntan
Petugas PLN melakukan perbaikan di salah satu trafo listrik di Bintan. (Foto : Hasura/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Lima kecamatan di Bintan akan mengalami pemadaman listik bergilir. Pemadaman ini disebabkan suplai daya listrik dari Batam ke Bintan defisit.

Kepala PLN ULP Kijang Laisuarni, mengatakan pemadaman secara bergilir listrik di Bintan itu, dilakukan akibat terjadinya defisit daya listrik sebesar 5 megawatt (MW) dari Batam.

“Defisit 5 MW dari Batam membuat suplai listrik di wilayah yang dilayani PLN ULP Kijang juga ikut terimbas. Maka untuk menyiasati hal itu dilakukan pemadaman listrik secara bergilir,” ujarnya, Jumat (25/3/2022).

Mengenai jadwal dan waktu pemadaman, Lasuarni sendiri mengaku belum dapat memastikan akibat jadwalnya tidak menentu dan dilakukan atas permintaan dari Batam, demikian juga lama pemadaman listrik yang akan berlangsung.

PLN-ULP Kijang sebelumnya melayani penyaluran listrik di sejumlah wilayah di Bintan, meliputi Kecamatan Bintan Timur, Gunung Kijang, Toapaya, Teluk Bintan, dan sebagian wilayah Teluk Sebong.

Kelima kecamatan ini memiliki 7 penyulang yang mengalirkan listrik ke 35 ribu pelanggan. Pemadaman sendiri akan dilakukan melalui beberapa penyulang secara bergiliran.

“Untuk kecamatan Bintan Pesisir dan Mantang masih dibawah kita juga. Tapi kedua kecamatan itu menggunakan mesin sendiri karena wilayah pesisir atau pulau-pulau,” jelasnya.

Laisuarni juga menyebut, pemadaman listrik bergilir, juga dilakukan di Kota Batam,  Namun yang dipadamkan rata-rata adalah sektor Industri.

“Pembangkit di Batam banyak yang lagi pemeliharaan. Jika sudah selesai dan pasokan di Batam sudah pulih, pastinya semuanya dapat berjalan lancar kembali. Kalau jaringan listrik di Bintan tidak ada kendala apapun karena sudah selesai pemeliharaannya,” ucapnya.

Penulis :Hasura
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.