Tidak Batalkan Puasa, Pemerintah Tetap Gelar Vaksinasi Booster Bulan Ramadhan

Warga Tanjungpinang dari kelompok usia lansia yang mengikuti vaksinasi beberapa waktu lalu. (Foto: Ismail/Presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Pemerintah provinsi Kepri menyatakan akan terus menggesa dan melaksanakan vaksinasi booster bulan ramadhan April 2022.

Hal itu dilakukan untuk mempercepat target vaksinasi Covid-19 dosis booster Kepri serta menindaklanjuti program pemerintah Pusat yang mengharuskan masyarakat yang melakukan mudik lebaran harus sudah vaksinasi lengkap dan booster.

Namun muncul pertanyaan di tengah-tengah masyarakat khususnya umat muslim, mengenai status hukum vaksinasi bagi orang yang sedang berpuasa.

Menanggapi hal itu, Juru bicara Satgas Covid19 Provinsi Kepri, Tjetjep Yudiana menegaskan bahwa vaksinasi covid19 tidak membatalkan puasa.

Hal kata Tjetjep sesuai dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) nomor:13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 saat berpuasa, vaksinasi covid-19 yang dilakukan dengan injeksi intramuskular tidak membatalkan puasa.

“Sama seperti tahun lalu, pada bulan Ramadhan tahun ini, kita tetap akan gesa vaksinasi. Baik untuk dosis I, II, maupun booster. Juga per kelompok sasaran vaksinasi di semua Kabupaten dan Kota” ujarnya di Tanjungpinang.

Menurut Tjetjep, walaupun telah berumur satu tahun, Namun fatwa MUI tertanggal 16 Maret 2021 tersebut masih berlaku dan dijadikan acuan untuk tetap menggeber vaksinasi di bulan Ramadhan.

“Di dalam fatwa juga disebutkan, umat Islam wajib berpartisipasi dalam program vaksinasi covid-19 yang dilaksanakan oleh pemerintah untuk mewujudkan kekebalan kelompok dan terbebas dari wabah covid-19” katanya.

Program vaksinasi di Kepri lanjutnya akan tetap dilaksanakan pada bulan ramadhan untuk mencapai target vaksinasi di Provinsi Kepri.

Hal itu mengingat, capaian vaksinasi covid-19 Provinsi Kepri per Jum’at (25/3/2022), untuk Dosis booster baru mencapai 23,10 persen atau sebanyak 317.215 orang.

Sementara untuk dosis I telah mencapai 9,38 persen atau 1.737.443 orang dan Dosis II mencapai 81,52 persen atau sebanyak 1.469.648 orang.

Penulis:Ismail
Editor :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.