Tiga Sekolah SMA Ini Juarai Lomba Video Pendek BBI Diskominfo Kepri

Lomba video pendek Bangka Buatan Indonesia (Foto istimewa)
Lomba video pendek Bangka Buatan Indonesia (Foto istimewa)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Tiga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kepri, ditetapkan sebagai juara lomba video pendek “Bangga Buatan Indonesia (BBI) yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kepulauan Riau.

Ke tiga sekolah itu adalah, SMK Maitreyawira Batam sebagai juara 1, kemudian SMAN 1 Lingga sebagai Juara 2 dan SMAN 4 Karimun sebagai juara 3.

Selain itu, panitia juga memilih juara favorit berdasarkan penilaian ‘like’ terbanyak di media sosial, dengan juara favorit SMAN 2 Kundur Karimun dengan jumlah like 4.833 di Instagram.

Kepala Diskominfo Kepri Hasan, mengatakan kegiatan lomba video pendek Bangga Buatan Indonesia (BBI), dengan sub tema mengangkat Produk-produk UMKM Kepulauan Riau ini dilaksanakan sejak 8 Maret 2022 lalu.

“Setelah melalui proses tahapan pengumuman, pendaftaran, pengumpulan video kiriman dan penjurian, akhirnya ditetapkan nama-nama para juara pada, Senin (28/3/2022),” ujarnya.

Dari materi video yang diterima panitia, ada sejumlah 57 sekolah yang mendaftar, dan video-video yang dikirim ke panitia juga bagus-bagus semua.

“Dari sini kita bisa melihat, kreativitas kaum milenial sangat di Kepri sangat luar biasa. Dan yang menjadi pemenang juga, merupakan yang betul-betul terbaik dari yang terbaik, karena melalui proses penjurian yang ketat dan bertahap,” ujarnya.

Walau belum menjadi juara, Kepada seluruh peserta Hasan juga mengucapkan terima kasih atas partisipasinya. Dan sekolah yang sudah mengirimkan video namun belum menjadi juara agar tetap semangat untuk berkreasi dengan harapan di masa yang akan datang bisa menjadi juara.

Penyerahan hadiah bagi para pemenang rencananya akan dilakukan, pada Kamis 31 Maret 2022 jam 19.00 WIB dalam acara Malam Apresiasi UMKM Kepulauan Riau di JW Marriott Harbour Bay Batam.

Penulis :Ismail
Editor   :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.