Anggota DPRD Kepri Dari PKS, Golkar dan PDIP Terima Tuntutan Mahasiswa Kepri Menggugat

*Tolak Perpanjangan Jabatan Presiden, Kenaikan BBM dan Kenaikan PPN 11 Persen

Anggota DPRD Kepri Dari PKS, Golkar dan PDIP Terima Tuntutan Mahasiswa Kepri Menggugat Tolak Perpanjangan Jabatan Presiden, Tolak Kenaikan BBM dan Kenaikan PPN 11 Persen (Foto:Roland/Presmedia.id)
Anggota DPRD Kepri Dari PKS, Golkar dan PDIP Terima Tuntutan Mahasiswa Kepri Menggugat Tolak Perpanjangan Jabatan Presiden, Tolak Kenaikan BBM dan Kenaikan PPN 11 Persen (Foto:Roland/Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Anggota DPRD Kepri dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Raden Hari Tjahyono, didampingi Lis Darmansyah dari PDIP dan Teddy Jun Askara dari Golar, menerima tuntutan aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Kepri menggugat di DPRD Kepri, Senin (11/4/2022).

Sebelumnya menyerahkan tuntutan, Jenderal Lapangan Unjuk Rasa Aliansi Mahasiswa Kepri menggugat Repin, mengatakan tuntutan yang telah disampaikan ke DPRD Kepri diantaranya menolak dengan tegas terkait rencana perpanjangan 3 periode masa jabatan presiden dan penundaan Pemilu.

Selanjutnya menolak kenaikan harga BBM Pertamax yang tentunya menyusahkan rakyat, dan menolak tegas kenaikan PPN dari 10 persen menjadi 11 persen karena itu meresahkan dan memeras rakyat.

“Kami akan tetap mengawal apa yang kami tuntut, karena DPRD Kepri akan langsung menyurati pimpinan pusat dalam jangka waktu 1 kali 24 jam,” jelasnya.

Sementara itu terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang telah menyatakan akan mengikuti konstitusi, Pihak mahasiswa mengaku tetap khawatir dan akan mencegah apabila konstitusi itu berubah.

“Kami meminta Presiden membuat pernyataan dan meminta pada MPR RI untuk tidak ada amandemen dalam perpanjangan periode dan penundaan pemilu,” jelasnya.

Repin menyampaikan bahwa aksi unjuk rasa yang dilakukan tidak ditunggangi pihak manapun. Dan aksi yang dilakukan murni aksi mahasiswa Kepri menggugat dan menuntut yang bersifat nasional.

Related Posts

Raden Hari Tjahyono Dukung Pernyataan Mahasiswa

Sementara itu Wakil Ketua 2 DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono mengatakan, mendukung sepenuhnya pernyataan sikap dan tuntutan mahasiswa tersebut.

Hal itu kata Kader PKS ini, melihat kondisi bangsa dan negara saat ini. Dan atas tuntutan itu, pihaknya menyatakan akan mempelajari dan mendiskusikan hasil kajian yang komprehensif dari mahasiswa yang tergabung dalam mahasiswa Kepri menggugat itu.

“Kami juga menyampaikan pernyataan sikap kami, diantaranya menolak dengan tegas adanya presiden 3 periode negara RI. Hal itu dikarenakan inkonstitusional, menolak dengan tegas kenaikan harga BBM jenis Pertamax di Kepri dikarenakan menyusahkan rakyat,” ujar Raden Hari Tjahyono.

Terakhir lanjut Raden, menolak diberlakukannya PPN 11 Persen karena berdampak pada kehidupan dan menyusahkan rakyat.

Sebelumnya ratusan mahasiswa Tanjungpinang yang tergabung dalam Mahasiswa Kepri Menggugat menggelar aksi unjuk rasa, menolak penundaan pemilu dan Wacana perpanjangan jabatan Presiden di Kantor DPRD Provinsi Kepulauan Riau di Dompak Tanjungpinang, Senin (11/4/2022).

Aksi unjuk rasa mahasiswa ini berlangsung pada pukul 10.30 WIB, dengan membawa sejumlah spanduk bertuliskan “Tolak 3 periode Jokowi, Jaga Syahwat Kekuasaan”, Selain itu, ada juga tulisan spanduk “Dua periode Demokrasi, “Demokrasi harga mati” serta Spanduk bertuliskan “Turunkan harga minyak goreng dan BBM”.

Dalam orasinya, Mahasiswa menyatakan menolak perpanjangan 3 periode jabatan Presiden yang dianggap inkonstitusional. Menolak kenaikan bahan pangan dan harga BBM serta pemberlakuan PPN 11 persen.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.