Pemprov Jalin Kerjasama Dengan Tiga Rumah Sakit Rujukan Jantung, Saraf dan Kanker

 

Gubernur Ansar menandatangani MoU mengenai Jejaring Rujukan Pelayanan, SDM, serta Penelitian di Bidang Jantung dan Pembuluh Darah, Otak dan Persarafan, serta Kanker di Gedung Daerah, Tanjungpinang. (Foto : Humas Pemprov Kepri)
Gubernur Ansar menandatangani MoU mengenai Jejaring Rujukan Pelayanan, SDM, serta Penelitian di Bidang Jantung dan Pembuluh Darah, Otak dan Persarafan, serta Kanker di Gedung Daerah, Tanjungpinang. (Foto : Humas Pemprov Kepri)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menjalin kerjasama dengan sejumlah rumah sakit rujukan pelayanan penyakit jantung, saraf, dan kanker.

Dengan kerja sama ini, masyarakat Kepri sudah bisa menerima layanan kesehatan untuk perobatan penyakit katastropik tersebut di RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) tanpa harus dirujuk ke Jakarta.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat menjadi salah satu prioritas yang dilakukannya. Oleh karena itu, Pemprov Kepri menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, dan Pusat Kanker Nasional Rumah Sakit Kanker Dharmais demi mengembangkan pelayanan penyakit penyebab kematian terbesar di Indonesia tersebut.

“Menkes menyampaikan 3 penyakit mematikan yang perlu ditangani dengan serius di daerah. Yaitu jantung, stroke, dan kanker. Maka disini kami mengapresiasi dan mendukung kerja sama ini. Mudah-mudahan 3 penyakit ini secara bertahap dapat dieleminir di Kepri,” ungkapnya usai penandatanganan MoU di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Minggu (17/4/2022).

Ia berkomitmen akan terus mendorong pola kerjasama itu sesuai dengan kemampuan APBD Provinsi Kepri, sehingga dapat terus berlanjut karena pengembangan sektor kesehatan sangat penting.

Sementara itu, Direktur RSUP RAT, Yusmanedi, menyampaikan sepanjang 2021 pihaknya menerima pasien rawat jalan di Poli jantung sebanyak 9.607 kunjungan, dengan diagnosa ACS dan CAD dirawat jalan sebanyak 5.201 kasus.

Kemudian, untuk pasien Neurologi atau saraf berjumlah 5.649 kunjungan, dengan pasien stroke yang dirawat inap sebanyak 208 kasus dan dirawat jalan sebanyak 1.622. Sedangkan, untuk kasus Onkologi atau kanker sebanyak 1.996 kunjungan.

“Penyakit jantung, stroke dan onkologi menjadi fokus kami agar menjadi layanan unggulan. Karenanya kegiatan pengampuan jejaring Kardio vaskuler, stroke dan kanker ini menjadi sangat penting dalam mewujudkan pelayanan unggulan tersebut,” ujarnya.

Ia menerangkan, RSUP RAT sudah memiliki Mesin Cath Lab Philips Allura Clarity , IVUS (Intra Vascular Ultra Sonography) untuk imaging intra koroner dan FFR/RFR (Fractional Flow Reserve) untuk physiology study intra koroner serta Rotablator untuk case dengan klasifikasi berat.

Selain itu, pihaknya juga telah telah meningkatkan kemampuan SDM di RSUP RAT, mulai dari mendorong Dokter spesialis jantung untuk mengikuti pelatihan ICVCU. lalu, diklat Kardio Vaskuler Khusus Scrub Ners diagnostik Invasif Dewasa dan Scrub Nurse Intervensi non bedah dewasa untuk tenaga perawat.

“Serta Pelatihan Proteksi Radiasi yang diikuti semua tenaga kesehatan yang terlibat di pelayanan Cath Lab yaitu dokter spesialis jantung, spesialis anestesi , Perawat dan radiografer,” paparnya.

Ditambahkan Yusmanedi, dengan adanya kerjasama, pengembangan SDM, serta pengampuan jejaring dari Rumah Sakit Rujukan Nasional tersebut maka pada 2024 mendatang pihaknya akan mampu mewujudkan target Gubernur Ansar yaitu RSUP RAT dapat melaksanakan operasi Jantung Terbuka dan menjadi rujukan stroke dan Kkanker.

“Sehingga masyarakat Kepri bisa mendapatkan manfaat maksimal pelayanan-pelayanan tersebut,” demikian Yusmanedi.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.