Anak Usia di Bawah 17 Tahun Tidak Wajib Antigen Untuk Mudik

Arus penumpang di Pelabuhan SBP Tanjungpinang. (Foto Ismail-presmedia.id)
Arus penumpang di Pelabuhan SBP Tanjungpinang. (Foto Ismail-presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Anak usia dibawah 17 tahun yang hendak mudik antar pulau di Provinsi Kepulauan Riau menjelang lebaran tidak diwajibkan melakukan tes antigen. Namun, ketentuan tersebut berlaku terhadap anak yang sudah melakukan vaksinasi dosis II.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan ketentuan perjalanan untuk anak usia dibawah 17 tahun ini sudah tertuang dalam Surat edaran nomor 687/SET-STC19/IV/2022 tentang perjalanan orang dalam negeri dengan menggunakan transportasi umum yang ditandatanganinya 4 April 2022 lalu.
Bahkan, sebelum menerbitkan edaran tersebut pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait untuk perjalanan didalam daerah.
“Kita sudah tuangkan dalam surat edaran bagi usia 7 sampai 17 tahun sudah tidak perlu antigen bila sudah divaksin kedua. Tapi kalau aturan pusat memang wajib, ya kita harapkan bisa di bebaskan juga,” katanya di Tanjungpinang, Senin (18/4/2022).
Menurut Ansar, anak-anak usia tersebut memiliki imun tubuh lebih kuat. Kemudian mobilitas mudik di Kepri, tidak terlalu ramai seperti di daerah Jawa.
“Kalau mudik di tempat kita di dalam Kepri saja saya kira bisa dibebaskan, karena tidak separah mudik di daerah Jawa. Namun tetap penerapan protokol kesehatannya,” ujar Ansar.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri, Mohammad Bisri, mengutarakan meski tidak diwajibkan antigen anak dibawah usia 17 tahun yang melakukan mudik tetap harus vaksinasi dosis II dan didampingi orangtua dengan prokes.
Sementara, bagi pelaku perjalanan usia 18 tahun ke atas yang sudah divaksin booster tidak perlu lagi melakukan antigen maupun PCR. Sedangkan, yang masih dosis II wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 tes antigen (1×24 jam) atau PCR (3×24 jam).
Kemudian, untuk warga yang melakukan perjalanan baru vaksin dosis I, wajib menunjukkan negatif Covid-19 tes PCR (3×24 jam).
“Untuk orang yang belum vaksin sama sekali karena kondisi khusus, harus menunjukkan hasil negatif tes PCR (3×24 jam) serta melampirkan surat dokter,” ujar Bisri.
Penulis :Ismail
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.