Warga Kepri Keberatan Tes Antigen Mudik Antar Pulau

*Ini Syarat Perjalanan Pemudik di Pelabuhan SBP Tanjungpinang

Satgas Covid saat memeriksa kelengkapan Pemudik  di Pelabuhan SBP Tanjungpinang. (Foto:Roalnd/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperketat syarat perjalanan mudik antar pulau di provinsi Kepri.

Berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Kepulauan Riau Nomor: 687/SET-STC19/IV/2022 terdapat sejumlah ketentuan mengenai kewajiban bagi Pemudik antar pulau di Kepri.

Sejumlah ketentuan itu diantaranya. harus melakukan tes antigen dan PCR bagi masyarakat yang belum menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap atau booster.

Toni salah seorang warga yang mau mudik menggunakan ferry ke Lingga, mengaku keberatan dengan aturan melakukan tes antigen sebagaimana SE Gubernur tersebut.

Alasanya, Toni mengaku telah divaksin dosis pertama dan kedua. Wajib antigen di dengan biaya Rp 90 ribu di Pelabuhan bagi Pemudik antar pulau itu juga sangat memberatkan bagi masyarakat.

“Anjuran pemerintah vaksin dosis pertama dan dua sudah saya ikuti, kalau untuk booster seharusnya tidak boleh dipaksakan, karena rakyat punya hak untuk memilih. Sekarang harus booster kalau tidak wajib antigen bayar Rp90 ribu ini sangat memberatkan,” ujar Toni.

Sementara itu, Koordinator Substansi Upaya Kesehatan dan Lintas Wilayah (UKLW) KKP Kelas II Tanjungpinang, Yoyok Dwi Santoso, menegaskan masyarakat pelaku perjalanan yang mau mudik melalui Pelabuhan Sri Bintan Pura (SBP) Tanjungpinang harus mengikuti aturan surat Edaran Gubernur tersebut.

“Pemudik antar pulau mengikuti SE Gubernur, sedangkan Pelaku Perjalanan antar provinsi mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19, Nomor 16 Tahun 2022,” kata Yoyok di Tanjungpinang Senin (18/4/2022).

Yoyok memaparkan, dalam dua surat edaran Gubernur memaang ada kelonggaran bagi pemudik usia 7 sampai 17 tahun yang telah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua tidak diwajibkan menunjukkan hasil negatif tes PCR atau pun tes antigen.

“Tapi bagi pemudik usia 7-17 tahun yang mau keluar dari Provinsi Kepri ke provinsi lain, misalnya ke Pekanbaru,  wajib antigen walaupun sudah di vaksin dosis kedua dan wajib PCR jika baru di vaksin dosis pertama,” paparnya.

Sedangkan pemudik diatas 17 tahun yang telah divaksin dosis kedua wajib melengkapi diri dengan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam dengan hasil negatif sebelum keberangkatan.

“Untuk yang baru dapat vaksin dosis pertama, wajib PCR. Sedangkan untuk pemudik yang telah mendapatkan vaksin dosis ketiga atau booster, tidak diwajibkan Antigen,” ujarnya.

Sementara itu bagi pemudik dengan kondisi kesehatan khusus atau mengalami penyakit komorbid dan tidak dapat menerima vaksinasi Covid-19, tetap wajib menunjukkan hasil negatif tes PCR serta wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah.

“Sebelum melakukan perjalanan mudik juga diharuskan mengaktifkan aplikasi PeduliLindungi, dan selama perjalanan Mudik wajib menerapkan protokol kesehatan,” katanya.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.