Kerahkan 57 Petugas, Gadis Diterkam Buaya di Bintan Belum Ditemukan

Anggota Basarnas saat menyisir sungai, untuk mencari jasad seorang gadis yang diterkam Buaya pada Senin (25/4/2022) kemarin. (Foto:Hasura/presmedia.id)
Anggota Basarnas saat menyisir sungai, untuk mencari jasad seorang gadis yang diterkam Buaya pada Senin (25/4/2022) kemarin. (Foto:Hasura/presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Bintan – Pencarian gadis berusia 13 tahun, Rina yang diterkam buaya di Sungai Bugis, Jalur Lintas Barat Km 16, Kecamatan Toapaya masih berlanjut hingga hari kedua Selasa (26/4/2022).

Dengan melibatkan sekitar 57 petugas dari Polres Bintan, Polsek Gunung Kijang, BPBD Bintan, Tagana Bintan, Satpolair Polda Kepri dan Polres Bintan, TNI AL dan masyarakat, Jasad dan buaya pemangsa korban itu, hingga saat ini belum ditemukan.

Kepala Basarnas Tanjungpinang Slamet Riyadi, mengatakan pencarian hari kedua ini dilakukan dengan mengerahkan 3 unit kapal karet dan perahu pokcai. Jarak yang ditelusuri dengan radius 5 Nautical Mille (NM).

“Sampai saat ini pencarian masih terus dilakukan,” ujarnya.

Adapun personil yang bergerak saat ini sebanyak 57 orang. Mereka terdiri dari Basarnas Tanjungpinang 7 orang, Satpolair Polda Kepri 3 orang, Satpolair Polres Bintan 5 orang, Polsek Gunung Kijang 5 orang, TNI AL 2 orang, Tagana Bintan 5 orang, dan masyarakat setempat 30 orang.

“Mereka menggunakan boat dan pokcai menyusuri sungai tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, nenek korban, Sepiah, mengaku sangat berharap jasad cucunya itu segera ditemukan. Karena dia sangat yakin jika jasad sang cucu masih berada di sekitar lokasi kejadian.

“Saya ingin cucu saya cepat ditemukan. Karena dia masih ada disana (lokasi kejadian),” katanya.

Penulis : Hasura
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.