Buaya Serang Ternak, Warga Jalan Melur Was-Was

Ketua RT: Mau Berharap ke Pemerintah Bingung Seperti Apa

Ketua RT 4 RW 5 Charma saat memperhatikan kemunculan sejumlah Buaya di lingkunganya dan membuat Warga Was-was
Ketua RT 4 RW 5 Charma saat memperhatikan kemunculan sejumlah Buaya di lingkunganya dan membuat Warga Was-was (Foto:Roland/Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Sejumlah Buayaa menyerang ternah warga jalan Menur RT 4 RW 5 Kelurahan Sungai Jang Kecamatan Bukit Bestari Tanjungpinang. Kemunculan sejumlah Buaya ini, membuat warga was-was diserang dan akan memakan korban.

Salah satu warga Rosiana mengatakan, kemunculaan sejumlaah Buaya di laut berbakau pemukimaan warga itu sudah sering terjadi. Bahkan sejumlaah Buaya itu menyerang ternak waga seperti ayam dan kucing beberapa waktu lalu.

“Kami dah sering-pun lihat, ada 3 ekor Buaya disini. Satu ekor ada yang panjangnya 3 sampai 4 meter,” kata Rosiana saat ditemudi di rumahnya Jumat (6/5/2022).

Biasanya lanjut Rosiana, sejumlah Buaya itu muncul pada saat maghrib dan disiang hari untuk berjemur. Dan atas kemunculaan predator itu, Rosianaa dan warga lain jalan Menur itu juga mengaku was-was.

“Pernah juga menyerang ternak ayam warga, syukurnya tidak menyerang warga,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Ketua RT 4 RW 5 Charma, juga membenarkan kemunculan sejumlah Buaya itu. Dan selama 23 tahun Charman mengaku tinggal disana, baru dalam 10 tahun belakangan, sejumlah buaya itu bermunculan.

“Dalam sepuluh tahun terakhir ini, semakin hari memang semakin banyak Buaya yang bermunculan disini, sebelum-sebelumnya sangat jarang,,” katanya.

Charman juga menerima aduan dari warganya atas adanya sejumlah Buaya di belakang rumah warga sekitar sungai bahakan menyerang Ayaam ternaak warga di kandangnya.

“Sebelumnya, ada juga anak Buaya ini yang terjerat dan masuk jaring udang warga. Dari sejumlah temuan itu, memang saat ini banyak Buaya disini,” ujarnya.

Atas hal itu Charma mengaku, juga sydah mengimbau warganya agar berhati-hati dan melarang anak-anak bermain di sekitar sungai.

“Pernah juga kami tangkap ada 3 ekor. Intinya kita berhati-hati saja, mau berharap ke pemerintah bingung juga seperti apa,” pungkasnya.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.