Polresta Tanjungpinang Tangkap Mobil Pelangsir BBM Solar Subsidi di SPBU

*Petugas SPBU Disebut Juga Terlibat Terima "Suap" Untuk Isi BBM Berlebih  

Mobil Pelansir BBM yang Tankinya dimodifikasi milik Ia dikamankan Polisi di Poles Tanjungpinang
Mobil Pelansir BBM yang Tankinya dimodifikasi milik Ia dikamankan Polisi di Poles Tanjungpinang (Foto:Roland/Presmedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Satuan Reskrim Polres Tanjungpinang mengamankan satu unit mobil Kijang BP 1993 AE yang diduga melansir BBM jenis Solar subsidi dari  SPBU km tiga Tanjungpinang Sabtu (7/5/2022)..

Selain mengamankan Mobil, Polisi juga meringkus seorang sopir inisial Ia (35) yang melakukan pengisian minyak bio solar secara berulang-ulang di SPBU KM 3,5 Jalan  MT Haryono Kota Tanjungpinang itu.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Awal Sya’ban Harahap, mengatakan penangkapan terhadap pelaku penyelewengan BBM jenis Solar itu, dilakukan atas informasi masyarakat, yang menyebut satu unit mobil Kijang BP 1993 AE itu bolak-balik melakukan pengisian BBM di SPBU tersebut.

“Saat itu kaai langsung turun ke TKP dan melihat mobil tersebut yang dikemudikan oleh pelaku Ia, sedang melakukan pengisian minyak bio solar,” ungkap Awal.

Dari hasil introgasi, pelaku mengaaku membeli dan mengisi minyak Bio Solar dengan menggunakan tangki modifikasi kapasitas 480 Liter.

“Dalam mengisi BBM 420 liter itu, pelaku membutuhkan waktu selama 2 jam di SPBU itu dengan hara perliter Rp5.150 menggunakan brizzi, Sementra sejumlah warga lain harus menganteri lam,a dan panjang,” jelasnya.

Pelaku lanjut Awal, juga mengakui  tidak memiliki izin pengangkutan Minyak Subsidi dari Pemerintah. Dan untuk proses hukum lebih lanjut barang bukti mobil dan Supir diamankan ke Polres Tanjungpinang.

“Barang bukti yang kita amankan, 1 unit mobil Kijang Kapsul warna Hitam Doff BP 1993 AE, 1 unit tangki modifikasi kapasitas 480 Liter. Selain itu ada juga BBM Bio Solar subsidi sebanyak 420 liter, 32 buah kartu BRIZZI Fuel Card Pertamina, yang telah digunakan sebanyak 14 buah untuk pembelian Minyak Solar Subsidi,” sebutnya.

Dari hasil penyelidikan dan gelar perkara yang dilakukan lanjut Awal, Pelaku diduga telah menyalahgunakan pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas dan atau liquefied petroleum gas yang disubsidi pemerintah. Hal itu sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 55 UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagaimana mengubah Pasal 55 UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

“Saat ini, yang bersangkutan kita tetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya.

Petugas SPBU Disebut Terima  “Suap” Dari Sopir Untuk isi BBM Berlebih

Sementara itu, berdasarkan informasi yang diperoleh Media ini, Polisi juga mengamankan manager SPBU yang berlokasi di Km 3 Tanjungpinang itu.

Pengurus SPBU yang namanya belum diketahui itu, juga disebut turut bermain, melakukan pengisian BBM berlebih serta durasi kuota yang banyak pada pelaku Ia, karena memperoleh Suap Rp.50 ribu per sekali isi dari pemilik Mobil.

Namun mengenai status pengurus SPBU, hingga saat ini Polisi belum membeberkan.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi 

Leave A Reply

Your email address will not be published.