Pelangsir Solar Subsidi Ditangkap, Dishub dan SPBU Bantah Terlibat Keluarkan Kartu dan Isi BBM Berlebih

Satreskrim Polresta Tanjungpinang saat memasang garis polisi di Mobol tersangka.
Satreskrim Polresta Tanjungpinang saat memasang garis polisi di Mobol tersangka.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Dinas Perhubungan kota Tanjungpinang dan SPBU 14-291 706 jalan MT.Haryono Km 3 Tanjungpinang membantah ikut terlibat permainan curang Tersangka Ia, yang membeli BBM solar dengan 32 kartu BRIZZI Fuel dan mengisi BBM Solar secara berlebih.

Kepala perhubungan Kota Tanjungpinang Bambang Hartanto mengku tidak pernah memberi rekomendasi pada Ia, untuk memiliki 32 Kartu BRIZZI Fuel Card untuk pengisian BBM Solar.

Dinas perhubungan lanjut Bambang, hanya merekomendasikan satu kartu BRIZZI Fuel Card untuk satu kendaraan Roda Empat dan 2 kartu BRIZZI Fuel Card untuk kendaraan roda enam.

“Kami tidak pernah mengeluarkan lebih dari satu kartu fuel card untuk satu kendaraan roda empat. Dan pendaftarannya dilakukan secara online, Kartu itu bisa dibuat di Dishub mana saja dan bisa digunakan dimana saja,” ujar Bambang Berdalih saat dikonfirmasi Selasa (10/5/2022).

Yang jelas lanjut Bambang, pihaknya hanya menerima pendaftaran satu kartu aja untuk satu unit Mobil.

Dalam mengeluarkan Fuel Card pengisian BBM Solar lanjutnya, Dinas perhubungan hanya sebagai verifikator saja, dengan persyaratan identitas kendaraan, seperti Plat Nomor, tipe kendaraan dan STNK yang masih aktif.

Setelah diverifikasi Dishub lanjutnya, selanjutnya pihak pemohon memverifikasi ke Pertamina dan setelah lolos dari pertamina kemudian pemohon ke mengajukan kartu BRIZZI Fuel Card ke BRI.

Dalam pengisian BBM menggunakan BRIZZI Fuel Card lanjut Bambang, dalam satu hari kendaraan roda empat hanya bisa mengisi BBM Solar 30 liter dan untuk roda 6 dapat 60 liter perhari.

Pengawas SPBU Sebut Tidak Tahu Anggotanya Terima “Suap” dari Tersangka Ia

Ditempat terpisah pengawas SPBU 14-291 706 jalan MT.Haryono Km 3 Tanjungpinang, Surya juga membantah pihaknya ikut bermain , mengisi BBM solar Subsidi ke Mobil Tersangka Ia secara berulang-Ulang.

Atas dugaan adanya penyetoran Uang Rp.50.000,- ke anggotanya sebagai Operator SPBU dari tersangka agar bisa mengisi BBM Solar berulang-ulang, Surya mengaku tidak mengetahuinya.

“Saya tidak tahu itu, karena saat kejadian saya tidak ada ditempat pada saat itu,” ujarnya berdalih.

Selain itu, Surya juga menyebut, SPBU-nya tidak ada menjual kartu fuel card untuk BBM solar subsidi.

“Semua pengurusannya ada di Dishub dan Pertamina,” pungkasnya.

Sebelumnya, tersangka pelangsir BBM Solar Ia, diamankan Polisi saat mengisi BBM Solar di SPBU 14-291 706 jalan MT.Haryono Km 3 Tanjungpinang.

Selain mengamankan pelaku, Polisi juga mengamankan satu unit mobil Kijang BP 1993 AE dengan Tangki BBM yang sudah dimodifikasi.

Polisi juga mengamankan BBM Bio Solar subsidi sebanyak 420 liter, 32 buah kartu BRIZZI Fuel Card Pertamina yang digunakan tersangka membeli Minyak Solar Subsidi.

Atas perbuatannya, Polisi menetapkan Ia sebagai tersangka diduga telah menyalahgunakan pengangkutan dan atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas dan atau liquefied petroleum gas yang disubsidi pemerintah.
Tersangka dijerat dengan Pasal 55 UU RI Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja sebagaimana mengubah Pasal 55 UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.