Pak Gubernur Mesin Pompa Air Rusak, PDAM Tirta Kepri Tak Mampu Beli Alat

Petugas PDAM Tirta Kepri sedang memperbaiki mesin pompa air dan panel listrik di Waduk Sei Gesek
Petugas PDAM Tirta Kepri sedang memperbaiki mesin pompa air dan panel listrik di Waduk Sei Gesek

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Masyarakat kota Tanjungpinang yang merupakan pelanggan PDAM kembali kesal dengan kondisi PDAM Tirta Kepri, yang sudah dua pekan tidak mengalirkan air ke rumah warga dari waduk Sei Gesek.

Parahnya, kondisi ini bukan dikarenakan air di waduk Sei Gesek menyusut atau kering. Tetapi disebabkan Pompa Air yang rusak dan PDAM tidak mampu membeli VSD pompa air yang mengalami kerusakan.

Atas hal itu, masyarakat meminta agar Gubernur Kepri segera mengevaluasi Kinerja PDAM Tirta Kepri.

Karena menurut warga, kalau masalah pelayanan dasar air untuk masyarakat saja Gubernur gagal dan tak bisa menyediakan, tidak ada gunanya gubernur “cakap” banyak mau bangun Jembatan dan segala macam.

“Atas hal itu, kami sampaikan ke Pak Gubernur, Mesin Pompa Air waduk Sei Gesek Rusak, PDAM tak mampu membeli alat, tolong dianggarkan dari APBD Kepri,” ujar Uni salah seorang warga di Km 14 Tanjungpinang Timur, Selasa (10/5/2022).

Rusaknya pompa VSD waduk Sei Gesek PDAM Tirta Kepri ini, juga dibenarkan anggota DPRD Kepri Rudi Chua. Hal itu diketahuinya dari PDAM Tirta Kepri.

“Hingga saat ini pihak PDAM Tirta Kepri Belum bisa mengganti VSD pompa air yang mengalami kerusakan, akibat keterbatasan anggaran,” kata anggota Komisi II DPRD Kepri ini Selasa (10/5/2022).

Sampai saat ini lanjut Rudi, VSD yang seharusnya dibeli itu, tetap tidak bisa dibeli PDAM karena keterbatasan anggaran padahal harganya hanya Rp200 juta.

Menurut Rudy, kerusakan tersebut sudah berlangsung lebih dari 2 minggu belakangan. Bahkan, kondisi tersebut diperparah lagi terjadi di tengah perayaan menyambut lebaran.

“Sehingga, sangat mengganggu kekhusukan masyarakat dalam menyambut datangnya hari kemenangan,” katanya.

Maka dari itu, lanjut Rudy, melihat kondisi yang serba sulit itu diharapkan Pemprov Kepri selaku pemilik PDAM Tirta Kepri dapat lebih serius membenahi kondisi PDAM.

Selain mengenai mesin, Rudi juga menyampaikan, jika saat ini hampir sebagian besar mesin pompa, kelistrikan dan pipa PDAM sudah berusia tua dan rentan rusak.

Hal ini harus menjadi prioritas karena pelayanan penyediaan air bersih kepada masyarakat menjadi tugas pokok pemerintah, bahkan kalau perlu kesampingkan dulu hal-hal lain yang tidak menyentuh langsung kepada pelayanan masyarakat,” demikian Rudy.

Sementara itu, Asisten II Pemprov Kepri Bidang Ekonomi Pembangunan, Luky Zaiman Prawira, mengungkapkan berdasarkan informasi yang diterimanya dari Dirut PDAM Tirta Kepri hingga kini pihaknya tengah berupaya memindahkan pompa dari Sungai Pulai ke Sungai Gesek sebagai cadangan.

Sementara untuk kerusakan panel listrik akibat Petir, pihak PDAM juga sedang tahap pengerjaan finishing.

“Diharapkan 1-2 hari atau waktu dekat ini sudah bisa berfungsi. Mohon doanya,” sebut Luky.

Kepala Bagian Teknis PDAM Tirta Kepri, Wahyu, menyampaikan pihaknya tetap berupaya untuk menormalkan aliran air. Meskipun belum seluruhnya optimal, namun pihaknya saat ini sedang memasang pompa cadangan agar air kembali berjalan.

“PDAM tetap berupaya untuk menormalkan aliran air walaupun belum optimal, memasang pompa cadangan,” demikian Wahyu.

Penulis : Ismail
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.