Penyedian Air PDAM Tirta Kepri Mandek, Gubernur Bilang Segera Perbaiki Sekda Adi Sebut Belum Bisa Bantu

Kunjungan anggota DPRD Kepri ke Instalasi Pengolahan Air PDAM Tirta Kepri Sei Gesek beberapa waktu silam. (F_Doc_Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Buruk dan tidak beresnya pelayananan dasar penyediaan air bersih pada masyarakat di PDAM Tirta Kepri, sepertinya bukan permasalahan serius bagai Sekda provinsi Kepri.

Hal itu terlihat dari plin-plan  dan tidak adanya pernyataan tegas dari pemerintah untuk mengevaluasi serta melihat dan memperbaiki kondisi PDAM Kepri yang saat ini hampir “Kolep”.

Parahnya, ketika gubernur Kepri Ansar Ahmad memerintahkan agar kerusakan mesin pompa dan panel listrik PDAM  yang mengkibatkan gangguan penyediaan air pada masyarakat segera diperbaiki, Sekda Kepri Adi Prihantara yang dikonfrimasi dengan hal itu mengaku, belum mengetahui dan belum bisa membantu dari sisi finansial.

Sebelumnya, Gubernur Kepri Ansar Ahmad melalui Kepala dinas Kominfo Kepri Hasan yang dikonfirmasi dengan mandek dan terganggunya pelayanan air dan kondisi PDAM Tirta Kepri Tanjungpinang ini mengatakan, sudah meminta Direktur PDAM Tirta Kepri agar segera memperbaiki kerusakan mesin Pompa dan Panel Listrik PDAM, agar pelayanan kebutuhan air tidak terganggu pada masyarakat.

“Pak Gubernur sudah meminta PDAM segera memperbaiki sejumlah kerusakan mesin dan hal teknis lainya, agar pelayanan air pada masyarakat itu tidak tergantung,” ujar Hasan pada Media ini.

Gubernur lanjut Hasan, juga sudah menghubungi direktur BUP Kepri agar mengkoordinasikan gangguan pelayanan air itu dengan PDAM Tirta Kepri.

Sementra Sekretaris Daerah (Sekda) Kepri Adi Prihantara mengaku, jika saat ini belum bisa membantu PDAM Tirta Kepri secara finansial dalam menyediakan kebutuhan alat dan sebagainya. Adi juga mengaku, belum mengecheck dan memahami ada tidaknya investasi pemerintah provinsi Kepri di PDAM Tirta Kepri itu.

“Apa lagi, PDAM itu merupakan badan usaha, maka harus dipelajari dahulu bantuan itu dari pintu subsidi atau hibah,” katanya.

Namun demikian Adi mengaku, sudah menginstruksikan OPD terkait berkoordinasi dengan pihak PDAM terkait bantuan jangka pendek apa yang bisa pemerintah provinsi Kepri dilakukan guna mengatasi gangguan tersebut.

Sementara itu, Direktur PDAM.Tirta Kepri Mamat yang berusaha dikonfrimasi dengan kondisi pelayaanan air PDAM ini belum memberi tanggaapan. Upaya konfrimasi yang dilakukan Media dengan menghubungi Mamat, juga tidak ada jawaban.

Ditempt terpisah. Anggota Komisi II DPRD Kepri Rudy Chua meminta gubernur dan pemerintah Provinsi Kepri harus segera turun tangan dan lebih serius membenahi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kepri.

Hal itu dikatakan Rudi Chua mengingat, penyediaan air bersih pada masyarakat menjadi tugas pokok dan prioritas pemerintah karena terkait dengan pelayanan dasar.

“Bahkan kalau perlu kesampingkan dululah mengalokasikan anggaran untuk hal-hal lain yang tidak menyentuh langsung pada pelayanan masyarakat,” ungkapnya di Tanjungpinang.

Rudi mengatakan, jika dilihat dari kesehatan sebuah Badan usaha, aset sarana dan fasilitas produksi PDAM Tirta Kepri itu saat ini pada umumnya sudah “Soak” dan ujur dimakan usia. Hal itu terlihat dari kondisi sebagian besar mesin, pompa, kelistrikan, hingga pipa PDAM sudah berusia tua dan rentan rusak.

“Dan kalau rusak, pihak PDAM Tirta Kepri sendiri tidak mampu menggantikan alatnya akibat keterbatasan anggaran,” ujarnya.

Hal itu lanjut Politis Hanura ini, terjadi pada kasus mesin pompa di Waduk Sei Gesek yang mengalami kerusakan sehingga berdampak pada terganggunya pelayanan air bersih ke masyarakat.

“Bahkan, kondisi tersebut diperparah lagi terjadi di tengah perayaan menyambut lebaran dan sangat mengganggu kekhusukan masyarakat dalam menyambut datangnya hari Raya,” katanya.

Oleh karena itu lanjutnya, pemerintah harus segera memikirkan perbaikan sejumlah sarana PDAM Tirta Kepri itu.

Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Pemprov Kepri, Luki Zaiman Prawira yang diminti tanggapaan dengan kondisi PDAM ini, mengatakan dari laporan yang diterimanya pendistribusian air dari Sungai Gesek oleg PDAM sudah mulai pulih setelah uji coba yang dilakukan pada Rabu (3/5/2022) kemarin.

“Semoga tidak ada kendala lagi dan semua berjalan normal dalam memenuhi kebutuhan pelanggan,” katanya.

Penulis :Ismail
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.