Selama Operasi Ketupat Seligi 2022 Kasus KDRT Paling Menonjol di Kota Tanjungpinang

Kapolres Tanjungpinang AKBP.Heribertus Opusunggu
Kapolres Tanjungpinang AKBP.Heribertus Opusunggu (Foto:Roland/presmedia)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Kepolisian kota (Polresta) Tanjungpinang mengatakan, selama 14 hari operasi Ketupat Seligi 2022, Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menjadi kasus kriminal yang paling menonjol di kota Tanjungpinang.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Heribertus Ompusunggu mengatakan, dari data penanganan kasus sepanjang Apri hingga Minggu pertama Mei 2022 terdapat 2 kasus KDRT. Kedua kasus ini terjadi sebelum lebaran atau minggu keempat April 2022, Kemudian setelah lebaran atau minggu pertama Mei 2022.

“Untuk kasus lain, Minggu keempat April 1 kasus pengeroyokan, 1 kasus perlindungan anak, 1 kasus penggelapan. Minggu pertama Mei 2022 1 kasus engeroyokan, 1 kaasus Perkosaan,” ujarnya Jumat (13/5/2022).

Sementara untuk kasus lalu lintas lanjut Kapolres, ada sebanyak 2 kasus dan 1 kasus mengakibatkan warga meninggal dunia, satu orang lainnya mengalami luka-luka.

“Untuk Jambret dan Begal Nihil, Tetapi kasus pencurian biasa ada,” katanya.

Heribertus juga mengatakan, selama 14 hari Operasi Ketupat Seligi, kesiapan Posko Lebaran berjalan dengan maksimal, Dan saat dilakukan pengecekan dengan FKPD tidak ditemukan ada hal krusial yang terjadi.

“Dari data Posko pelayanan dan Pengamanan yang kita rangkuman, Jumlah pemudik yang pulang kampung dari kota Tanjungpinang juga tidak terlalu signifikan jika dibandingkan pada 2019 setelah pada 2020 dan 2021 terjadi Pandemi Covid-19,” ujarnya.

Untuk jumlah penumpang transportasi laut dan udara di Pelabuhan dan Bandara di Tanjungpinang,  juga cuma naik 60 persen dari tahun 2020 dan 2021. Tetapi kalau dibandingkan 2019 jumlahnya masih turun.

Penulis:Roland
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.