Pengiriman Sapi Dari Jambi Disetop Sementara DKPKH Kepri Minta Masyarakat Beli Daging Beku

Salah satu kandang Sapi Peternak di Tanjungpinang. (Foto Ismail-Presmedia.id)
Salah satu kandang Sapi Peternak di Tanjungpinang. (Foto Ismail-Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Kesehatan Hewan (DKPKH) Provinsi Kepri, Rika Azmi, mengungkapkan penghentian pengiriman sapi dari Kuala Tungkal, Jambi ke Kepri sifatnya hanya sementara.

Dan penghentian pengiriman itu menurutnya, tidak sepenuhnya akan dilakukan, Namun diperketat, mengingat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak disana.

“Yang ditutup pelabuhan Kuala Tungkal, Jambi. Sifatnya sementara. Dikarantina dulu disana 14 hari. Yang sehat dan lolos baru dikirim ke Kepri,” ujarnya, Selasa (17/5/2022).

Ia juga mengaku tidak khawatir, persediaan daging segar di Tanjungpinang dan Bintan mengalami kekosongan. Karena, sumber daging segar di Kepri tidak hanya bersumber dari kiriman sapi Jambi saja, Namun juga dari Lampung.

“Pasokan Sapi umumnya juga berasal dari lampung. Tapi tidak semua hewan dari Lampung positif,” kata Rika.

Selain itu, untuk mengantisipasi ketersediaan daging segar yang kurang memadai, Rika mengimbau, agar warga dapat beralih ke daging beku untuk sementara waktu, sampai pasokan kiriman sapi dari daerah lain ke Kepri kembali normal.

Sementara untuk terkait kebutuhan sapi dan kambing menjelang Idul Adha Juli 2022 mendatang. Rika mengatakan, Pemerintah daerah akan berupaya memasok hewan ternak dari daerah lain hingga dapat terpenuhi.

“Ini kan sifatnya masih sementara. Kita akan terus pantau,” sebutnya.

Sebelumnya, Persatuan Pedagang dan Peternak Sapi dan Kambing Bintan-Tanjungpinang mengeluhkan adanya kebijakan penghentian pengiriman hewan ternak dari Sumatera ke Kepri melalui pelabuhan Kuala Tungkal, jambi.

Kebijakan tersebut dikhawatirkan akan mengancam tutupnya usaha para pedagang daging sapi segar di Tanjungpinang dan Bintan.

Ketua persatuan, Thamrin, mengatakan selama ini pasokan ternak Sapi dan Kambing ke Batam, Tanjungpinang dan Bintan serta sejumlah Kabupaten kota lainnya di Kepri, didatangkan dari daerah Sumatera khususnya melalui pelabuhan penyeberangan Kuala Tungkal Jambi.

Dengan kebijakan ini, secara otomatis pasokan Sapi dan Kambing bagi sejumlah pedagang daging di Tanjungpinang dan Bintan akan terancam.

“Biasanya pasokan Sapi dan Kambing dari Sumatera melalui pelabuhan Kuala Tungkal ini, kami datangkan satu kali seminggu. Mengingat kebutuhan daging Sapi potong per hari di Tanjungpinang dan Bintan bisa mencapai 2 sampai 3 ekor,” ujarnya di Tanjungpinang, Senin (16/5/2022) kemarin.

Penulis :Ismail
Editor :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.