Menteri Kesehatan Budi Gunadi Resmi Canangkan BIAN Indonesia 2022 di Tanjungpinang

Menteri Kesehatan Budi Gunadi dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat memukul Kompang, sebagai tanda dicanangkanya BIAN 2022 Indonesia di Tanjungpinang, Provinsi Kepri (Foto:Presmedia.id)
Menteri Kesehatan Budi Gunadi dan Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat memukul Kompang, sebagai tanda dicanangkanya BIAN 2022 Indonesia di Tanjungpinang, Provinsi Kepri (Foto:Presmedia.id)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin secara resmi mencanangkan Bulan Imunisasi Nasional (BIAN) Indonesia 2022 di Kota Tanjungpinang provinsi Kepri, Rabu (18/5/2022).

Pencanangan BIAN 2022 Indonesia ini, dilakukan dengan pukulan Kompang oleh Menteri Kesehatan, Gubernur Provinsi Kepri, Dirjen P2P Kementerian Kesehatan dan sejumlah perwakilan lainnya di Gedung Daerah kota Tanjungpinang.

Dengan Pencanangan BIAN 2022 ini, pelaksanaan bulan Imunisasi nasional akan dimulai dari provinsi Kepri dan diikuti seluruh provinsi di seluruh Indonesia pada Tahap pertama dan Tahap kedua wilayah Jawa dan Bali.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi mengatakan, program BIAN 2022, merupakan hal yang sangat penting dan perlu dilaksanakan dalam menjaga kesehatan anak sebagai generasi penerus bangsa Indonesia.

Sebagaimana tugas yang diberikan Presiden, Menteri mengatakan, selain mengendalikan Covid-19 dan melaksanakan Vaksinasi agar masyarakat Indonesia bisa beraktivitas kembali, Budi Gunadi juga diminta melakukan reformasi pelayanan kesehatan.

Melalui program reformasi pelayanan Kesehatan itu, Menteri Kesehatan melakukan reformasi pelayanan Primer, Preventif dalam menciptakan agar orang Indonesia tetap sehat.

Pelaksanaan Imunisasi melalui BIAN ini lanjut Budi, merupakan program tindakan promotif preventif yang sangat penting agar masyarakat Indonesia tetap sehat. Upaya ini, dilakukan dengan menambahkan 3 program Vaksin dari 11 Vaksin wajib yang sebelumnya dicanangkan Pemerintah pada anak serta warga Dewasa Indonesia.

Tiga tambahan Vaksin wajib bagi anak dan Ibu Indonesia itu adalah rotavirus untuk anti Diare, VCV untuk anti Pneumonia bagi anak Indonesia. Sedangkan satu vaksin lagi adalah Vaksin kanker serviks bagi ibu-ibu.

“Dua tambahan vaksin bagi anak Indonesia ini sangat penting, mengingat data yang dihimpun Kementerian Kesehatan, Anak Indonesia paling banyak meninggal karena infeksi diare sama infeksi Paru,” ujar Budi Gunadi.

Sedangkan Vaksin yang ketiga, adalah pemberian vaksin HPV, untuk mencegah kanker Serviks pada ibu-ibu. Hal ini dilakukan karena kematian ibu-ibu di Indonesia juga sangat tinggi disebabkan oleh Kanker Payudara dan serviks.

“Untuk kanker payudara sampai saat ini memang vaksin nya belum ada tapi untuk Vaksin Serviks sudah ada. Jadi tolong nanti Bapak ibu, Kepala daerah agar pemberian ketiga Vaksin ini dibantu, agar mengurangi kematian anak dan Ibu-ibu kita,” ujarnya.

Dalam reformasi pelayanan Kesehatan, lanjut Budi, pemerintah melakukan penghimpunan data kesehatan, melalui aplikasi vaksin, baik Vaksinasi Covid, dan data Vaksinasi lainya.

“Tujuannya agar data kesehatan masing-masing masyarakat Indonesia tercover dan terhubung di masing-masing layanan kesehatan,” ujarnya.

Selain itu, Menteri juga mengatakan Pentingnya Imunisasi anak sejak dini, bertujuan untuk melindungi kesehatan anak-anak Indonesia agar nanti setelah dewasa lebih sehat, Pintar dan bekerja lebih baik.

“Kegiatan ini merupakan upaya pemerintah dalam mengantisipasi dan melindungi generasi bangsa, hingga tidak tertular penyakit jika nanti sudah dewasa,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad mengucapkan terimakasih atas penetapan Kepri sebagai pelaksanaan Pencanangan BIAN pertama tahun 2022.

“Dengan penetapan Kepri sebagai lokasi pencanangan BIAN 2022 tahap pertama in, akan memacu semangat kami dan seluruh kepala daerah di Kabupaten/kota untuk bekerja keras dalam mensukseskan pelaksanaan Vaksin anak di Provinsi Kepri,” ujarnya.

Dengan Pencanangan Bian tahap I 2022 itu, Gubernur Ansar dan seluruh Kepala daerah kabupaten/kota di Kepri juga menargetkan 24.461 jiwa anak di Kepri akan dilakukan imunisasi serentak hari ini di 7 kabupaten/kota.

Pada kesempatan itu, Menteri Kesehatan juga melakukan dialog dengan 26 Kepala daerah Provinsi dan Kabupaten/kota di Indonesia, mengenai kesiapan masing-masing daerah dalam melaksanakan BIAN tahap I 2022.

Dari dialog yang dilakukan, sejumlah kepala daerah di Indonesia menyatakan, telah siap dengan target yang ditentukan masing-masing wilayah.

Penulis : Presmedia
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.