Tersangka Mukhlis DPO, Kejati Kepri Terima Lima Berkas Perkara Korupsi Dana Hibah Kepemudaan Dispora dari Penyidik Polda

Kepala seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri Nixon Andreas Lubis didampingi Kasi Penyidikan Asisten Pidana Khusus Kejati Kepri Junaidi saat memberi keterangan Pers di Kejati Kepri (Foto:Roland)
Kepala seksi Penerangan Hukum Kejati Kepri Nixon Andreas Lubis didampingi Kasi Penyidikan Asisten Pidana Khusus Kejati Kepri Junaidi saat memberi keterangan Pers di Kejati Kepri (Foto:Roland)

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau menerima pelimpahan berkas Perkara (Tahap I) Lima tersangka dugaan korupsi dana Hibah bidang Kepemudaan DPA-PPKD Provinsi Kepri tahun 2020 dari penyidik Polda Kepri.

Kepala Seksi Penerangan dan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Kepri, Nixon Andreas Lubis, mengatakan pelimpahan berkas perkara tahap I Lima tersangka kasus Korupsi itu, dilakukan penyidik Polda ke Jaksa Penuntut Umum Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kepri.

“Berkas perkara Tahap I ke 5 tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini diterima Jaksa Penuntut umum dari Penyidik Polda Kepri pada Selasa (25/5/2022),” ujar Nixon Rabu (25/5) 2022).

Lima berkas tersangka itu, terdiri dari Berkas perkara tersangka Tww (Tri Wahyu Widadi), Aas (Arif Agus Setiawan), Ms (Mustofa Sasang), Kemudian Tersangka Mif (M.Irsyadul Fauzi) dan tersangka Sp (Suparman).

Sedangkan satu tersangka atas nama Mk (Muksin), Nixon menyatakan hingga saat ini berkasnya belum ada karena masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Ia menyampaikan, dengan diterimanya berkas perkara ini selanjutnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Pidana Khusus ( Pidsus) Kejari Kepri memeriksa berkas perkara tersebut.

Ke 5 tersangka dalam Berkas perkaranya dijerat dengan pasal 2 ayat (1) dan atau Pasal 3 UU Nomor 20 Tahun 2001 Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHPidana.

Di Tempat terpisah, Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt yang dikonfirmasi dengan pelimpahan berkas perkara tersangka Muksin yang saat ini ditetapkan DPO itu mengatakan, hingga saat Polda Kepri masih terus melakukan pencarian.

“Masih dilakukan pencarian,” singkat Golden.

Sebelumnya, Polda Kepri menetapkan 6 orang tersangka dalam dugaan kasus Korupsi dana hibah bidang Kepemudaan DPA-PPKD Provinsi Kepri tahun 2020 dengan kerugian keuangan negara Rp6,2 miliar.

Selain menetapkan 6 tersangka, penyidik Polda Kepri juga memanggil dan memeriksa 77 orang saksi. Selain itu, juga dilakukan penyitaan terhadap barang bukti berupa uang sebesar Rp.233.650.000,- serta sejumlah dokumen-dokumen lainya.

Penulis : Roland
Editor : Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.