RSUD RAT Harus Penuhi Sejumlah Hal Ini Agar Jadi RS Rujukan

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD Provinsi Kepri Raja Ahmad Thabib (RSUD-RAT) Tanjungpinang. (Foto:Presmnedia.id) 

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Tabib (RSUD-RAT) Tanjungpinang, terus mengupayakan pemenuhan tenaga dokter spesialis, sarana prasarana dan izin kerjasama pembiayaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) untuk menjadi RS rujukan pelayanan penyakit Jantung, saraf, dan Kanker di Provinsi Kepri.

Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib, Yusmanedi, mengungkapkan selain mempersiapkan Dokter Spesialis dan sarana fasilitas, khususnya untuk ahli bedah jantung, RSUP-RAT juga sedang mengupayakan pengurusan izin kerjasama pembiayaan ke Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pusat.

“Untuk tenaga Dokter spesialis, saat ini sudah ada sejumlah dokter yang menyelesaikan tugas belajarnya dalam bidang-bidang tersebut. Karena syaratnya, untuk menjalankan kerjasama RS rujukan ini, harus tersedia Dokter spesialis di rumah sakit rujukan,” ujarnya di Tanjungpinang Rabu (25/5/2022).

Selain itu, Lanjut Yusmanedi, RSUD Provinsi RAT, juga sedang mengurus izin dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan pusat, dalam kerjasama pembiayaan, mengingat pasien yang berobat ke RSUD RAT didominasi pengguna fasilitas jaminan kesehatan.

“Saat ini tinggal menunggu izin dari BPJS (kesehatan) turun, baru bisa kita jalankan,” katanya.

Sementara untuk sarana dan prasarana, RSUD RAT saat ini baru memiliki mesin Cath Lab yang berfungsi memeriksa jantung guna mengetahui adanya penyakit. Namun demikian, pihaknya masih harus melengkapi fasilitas bedah jantung di rumah sakit.

Sebelumnya kata Yusmanedi, pihak RS Harapan Kita, juga sudah melakukan peninjauan ke RSUP-RAT, untuk melihat kebutuhan apa saja yang diperlukan untuk melengkapi fasilitas bedah jantung di RSUD RAT ini.

“Selanjutnya nanti, Sejumlah kebutuhan itu, akan kita usulkan ke Kemenkes untuk dipenuhi, karena yang menyediakan alat dari Kemenkes, yang penting kita siapkan tempatnya,” jelas Yusmanedi.

Yusmanedi menambahkan pihaknya terus berupaya semaksimal mungkin agar RSUD RAT segera menjadi fasilitas kesehatan rujukan pelayanan penyakit jantung, saraf, dan kanker di Provinsi Kepri sesuai dengan target Gubernur hingga 2024 mendatang.

“Sehingga masyarakat Kepri bisa mendapatkan manfaat maksimal pelayanan tersebut,” demikian Yusmanedi.

Sebelumnya, Pemprov Kepri menjalin kerjasama dengan sejumlah rumah sakit yang menjadi rujukan pelayanan penyakit jantung, saraf, dan kanker di Indonesia.

Dengan demikian, kedepan masyarakat Kepri sudah bisa menerima layanan kesehatan ketiga penyakit katastropik tersebut di RSUD Raja Ahmad Tabib (RAT) tanpa harus dirujuk ke Jakarta.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, mengungkapkan peningkatan pelayanan kesehatan ini, merupakan salah satu prioritas yang dilakukannya kedepan.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi menjalin kerjasama dengan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, dan Pusat Kanker Nasional, Rumah Sakit Kanker Dharmais demi mengembangkan pelayanan penyakit penyebab kematian terbesar di Indonesia tersebut.

Penulis :Ismail
Editor  :Redaksi

Leave A Reply

Your email address will not be published.